Mon07282014

Last update09:10:12 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
  • ASPIRASI ANDA

  • BMG: Cuaca Hari Ini

08128383XXX-Saya mengharapkan figur pemimpin yang arif dan bukan koruptor

08785643XXX-
walikota cimahi harus peduli kami kaum pedagang kaki lima

02292456XXX-
Seandainya saya jadi walikota Cimahi: "Saya akan bangun Cimahi Trade Center"

08562233XXX-
CALON WALIKOTA/WAKIL WALIKOTA CIMAHI DARI JALUR INDIPENDEN, ADAKAH?

08524445XXX-
Kalo Calon walikotanya perempuan, ekeuh mau dyooong jd wakilnya hehehe

02291533XXX
-jujur, religius, cerdas dan peduli rakyat, bagi saya itu sudah cukup!

08132144XXX-
sebagai pelajar...kami berharap calon walikota cimahi nanti banyak memberi beasiswa kepada teman-teman yg kurang mampu

08212336XXX-
saya mah teu paduli saha calon na, nu penting mah proyek na...wkwkwk

08132234XXX
Semoga Calon Wali Kota Cimahi tidak hanya mengobral janji

08579304XXX
Wali Kota Cimahi Harus peduli rakyat miskin

081220698XXX
Wali kita Cimahi mah kudu daek turun ka masyarakat tong rek pilkada wungkul

02292214XXX
Rakyat mah gak peduli siapa jadi wali kota yang penting dapur ngebul, bisa sekolahkan anak, biaya rumah sakit murah..

02275043XXX
Nupenting mah upami tos janten, tong hilap ka masyarakat Cimahi.

6281809295XXX Kumaha alusna we ach... pemimpin saha2 ge. . rieeuuut. . .

082119693xxx
Jangan ada mobilisasi PNS .....

082130549xxx
Politik Boleh Panas Tapi Hati Tetap Dingin.

087822560XXX
Saur Pribados mah, calon walikota/wakil walikota Cimahi teh mangga nyanggakeun ka masyarakat namung kedah anu soleh, moal aya nu korupsi geura. leres henteu ?

081221561XXX Wali Kota Cimahi yg akan dtg harus bisa membatasi mini martket yg menjamur spy tak mematikan pedagang kecil


08172126xxx Jelang Pilkada di Cimahi Politis Jngn bikin pusing rakyat

081322345xxx Nu penting mah nu nyaah ka rkyt bari lain koruptor...

081824009xxx
Mangga we nyanggakeun kanu dibendo, tapi kade sing sarolehnya . . .supados aman, tengtrem, sareng sejahtera ka rakyat, tingali tuh masih keneh seueur rahayat nu miskin. tah kitu juragan . . .

08782256XXX Yang jelas harus memperhatikan rakyat kecil, tengoklah ke masyarakat, skr ini msh banyak masyarakat Cimahi yang menganggur.

6285295888xxx cimahi harus dipimpin oleh orang yg hapal situasi kota cimahi siap untuk memajukan cimahi dan berani mengambil keputusan tanpa intervensi politik jujur tidak ber KKN ria bersedia ungkap kekayaan pribadi peduli masysrakat miskin mengutamakan kepentinganmasyarakat diatas kepentingan pribadi atau golomgan

085322346xxx

Pilkada mah benten sareng Pil KB....upami pil KB mah poho terus jadi...ari pilkada mah tos jadi sok poho..hehehe

085224451xxx Kami hanya memohon kepada Walikota agar apa yang dihasilkan pada Musrenbang direalisasikan, hal ini saya sampaikan karena pengalaman yang sudah2, hasil musrenbang jarang direalisasikan oleh pemkot, trm kasih




BMG Update : Bandung : Berawan (suhu 22°-32°Celcius, kelembapan 79%-96%) | Medan : Berawan (suhu 23°-36°Celcius, kelembapan 50%-90%) | Pekanbaru : Cerah Berawan (suhu 23°-34°Celcius, kelembapan 40%-92%) | Batam : Hujan Ringan (suhu 25°-32°Celcius, kelembapan 65%-95%) | Padang : Cerah Berawan (suhu 26°-31°Celcius, kelembapan 65%-92%) | Jambi : Berawan (suhu 23°-33°Celcius, kelembapan 55%-96%) | Palembang : Berawan (suhu 26°-33°Celcius, kelembapan 55%-92%) | Pangkal Pinang : Berawan (suhu 25°-32°Celcius, kelembapan 62%-92%) | Bengkulu : Hujan Ringan (suhu 23°-32°Celcius, kelembapan 60%-95%) | Bandar Lampung : Hujan Ringan (suhu 23°-32°Celcius, kelembapan 55%-94%) | Pontianak : Berawan (suhu 24°-34°Celcius, kelembapan 51%-97%) | Samarinda : Berawan (suhu 25°-31°Celcius, kelembapan 72%-95%) | Palangkaraya : Berawan (suhu 22°-33°Celcius, kelembapan 55%-98%) | Banjarmasin : Cerah (suhu 23°-33°Celcius, kelembapan 62%-95%) | Manado : Berawan (suhu 23°-33°Celcius, kelembapan 55%-92%) | Gorontalo : Berawan (suhu 23°-33°Celcius, kelembapan 61%-96%) | Palu : Cerah Berawan (suhu 24°-33°Celcius, kelembapan 55%-90%) | Kendari : Berawan (suhu 23°-31°Celcius, kelembapan 52%-93%) | Makassar : Berawan (suhu 23°-34°Celcius, kelembapan 58%-88%) | Majene : Berawan (suhu 26°-31°Celcius, kelembapan 68%-85%) | Ternate : Cerah Berawan (suhu 26°-32°Celcius, kelembapan 63%-87%) | Ambon : Berawan (suhu 22°-29°Celcius, kelembapan 75%-92%) | Jayapura : Hujan Ringan (suhu 23°-32°Celcius, kelembapan 60%-98%) | Sorong : Berawan (suhu 24°-31°Celcius, kelembapan 67%-97%) | Biak : Cerah Berawan (suhu 22°-31°Celcius, kelembapan 72%-96%) | Manokwari : Berawan (suhu 24°-31°Celcius, kelembapan 67%-97%) | Merauke : Cerah Berawan (suhu 22°-31°Celcius, kelembapan 60%-97%) | Kupang : Cerah Berawan (suhu 22°-32°Celcius, kelembapan 48%-85%) | Sumbawa Besar : Cerah Berawan (suhu 20°-31°Celcius, kelembapan 51%-91%) | Mataram : Cerah Berawan (suhu 20°-29°Celcius, kelembapan 55%-93%) | Denpasar : Hujan Ringan (suhu 22°-31°Celcius, kelembapan 64%-94%) | Jakarta : Hujan Ringan (suhu 23°-32°Celcius, kelembapan 62%-95%) | Serang : Hujan Ringan (suhu 24°-32°Celcius, kelembapan 62%-94%) | Banda Aceh : Hujan Ringan (suhu 22°-34°Celcius, kelembapan 55%-91%) | Semarang : Berawan (suhu 24°-33°Celcius, kelembapan 55%-88%) | Yogyakarta : Berawan (suhu 23°-31°Celcius, kelembapan 69%-92%) | Surabaya : Berawan (suhu 24°-34°Celcius, kelembapan 48%-92%)
Back Opini

TNI/POLRI

Kontingen Garuda Gelar Fun Games di Lebanon Selatan

altLEBANON (Haluan Rakyat) - Para perwira TNI yang tergabung dalam Kontingen Garuda (Konga) XXIII-H/UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) atau sering disebut dengan Satgas Indobatt (Indonesian Batallion) dibawah pimpinan Letkol Inf M. Asmi selaku Komandan Satgas menggelar Fun Games untuk mengisi waktu luang sekaligus mempererat hubungan antara para prajurit TNI dengan UN Civilian yang bertugas di Indobatt dan warga lokal yang berada di dalam lingkup keluarga besar Satgas Indobatt di Lebanon Selatan.
 
Para UN Civillian dan warga lokal tersebut adalah Language Assistant (LA) yang terdiri dari Mr. Adel Karam, Mr. Munif, Mrs. Amal Kahwaji, Mrs. Nicole dan Mr. Sayed Ali serta para pengelola PX (Post Exchange) atau kantin di pos-pos Konga XXIII-H/UNIFIL seperti Abbas, Husein, Muhammad, Rammal, Ali, Abi Jabel beserta keluarganya.
 
Kehadiran para UN Civillian dan pengelola Post Exchange disambut langsung oleh Komandan Satgas Konga XXIII-H/UNIFIL beserta para perwira di Dining Hall Markas Indobatt, Desa Adshid al Qusayr UN Posn 7-1, Lebanon Selatan, kemarin. Dalam suasana penuh kekeluargaan, semua perwira Satgas Indobatt, para UN Civillian dan pengelola PX berkumpul serta bercengkerama bersama.
 
Sementara itu, sejumlah games sudah disiapkan oleh tim CIMIC (Civil Military Coordination) Kontingen Garuda XXIII-H/UNIFIL yaitu Lettu Inf Jeremiah Sesa, Lettu Inf Zulfikar, Lettu Inf Rezki Pandu dan Lettu Mar Indra Batubara guna memeriahkan dan mempererat hubungan diantara para perwira dan UN Civillian termasuk pengelola Post Exchange.
 
Adapun games yang sudah disiapkan adalah dengan membagi secara acak para perwira, UN Civillian dan pengelola Post Exchange kedalam 8 grup.  Games pertama adalah quiz yang berisikan 20 pertanyaan seputar Indobatt. Setiap grup tampak antusias dan berebutan dalam menjawab setiap pertanyaan yang dipandu oleh Lettu Inf Sesa.
 
Berlanjut ke permainan kedua, yakni lomba balap bakiak beregu yang digelar di Lapangan Soekarno Markas Indobatt, dimana setiap grup mengirimkan timnya masing-masing yang terdiri minimal dua orang dalam satu bakiak panjang. Dalam lomba bakiak, setiap tim diharuskan untuk berjalan secepat mungkin menuju titik yang sudah ditentukan dan kembali ke garis finish. Meski sederhana, lomba ini tidaklah mudah karena akan terjatuh bila salah langkah.
 
Permainan ketiga yaitu mengisi botol mineral ukuran 5 liter dengan menggunakan botol mineral plastik yang sudah dipotong sepertiga bagiannya, sehingga menyerupai gelas dengan beralaskan kertas koran. Setiap tim diharuskan mengisi gelas tersebut dengan menggunakan air yang berada di dalam ember, kemudian membawanya dengan beralaskan kertas koran yang kedua sisinya dipegang oleh dua orang, lalu berjalan ke ujung lain dan menuangkan ke dalam botol mineral ukuran 5 liter. Perlu kehati-hatian saat membawa air dalam gelar tersebut, karena jika air tertumpah, salah-salah kertas koran akan robek dan tumpah sehingga harus kembali mengisinya ke garis start.
 
Ekspresi gembira terpancar dari setiap peserta sepanjang mengikuti permainan yang sudah dirancang oleh tim CIMIC Satgas Indobatt. “Bukan soal mencari siapa yang keluar sebagai juara, melainkan rasa kekeluargaan dan kedekatan diantara kita semua yang menjadi tujuan diadakannya Fun Games ini”, kata Letkol M. Asmi.
 
Authentikasi:
Perwira Penerangan Konga XXIII-H/UNIFIL, Kapten Adm Kiki Setiawan,S.T.
 


Kasad Tutup Ekspedisi NKRI Maluku dan Maluku Utara 2014

altBANDUNG BARAT- (Haluan Rakyat) Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Budiman menutup kegiatan Ekspedisi NKRI Koridor Maluku dan Maluku Utara Tahun 2014, penutupan dipimpin langsung Kasad di Pusdikpassus, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jum’at (27/6).

Ekspedisi NKRI ke Empat 2014 meliputi wilayah timur Indonesia yaitu, Maluku dan Maluku Tenggara. Ekspedisi ini melibatkan unsur diluar TNI-AD.

Selama 4 Bulan, dimulai sejak,  24 Februari hingga 19 Juni 2014 rombongan mengarungi wilayah Maluku dan Maluku Tenggara, dengan kekuatan 1.150 peserta yang tergabung dari berbagai unsur, Militer ; Kopassus, TNI AD, AL, dan AU. Sipil ; POLRI, Peneliti, Dosen, Mahasiswa, Organisasi Kepemudaan dan Pramuka.

Hasil dari ekspedisi, peneliti berhasil menemukan ragam kekayaan alam Indonesia mulai dari jenis baru Flora dan spesies Fauna, “Untuk di bidang Flora, hampir didapat lebih dari Seribu penemuan, dari seribu penemuan ada sekitar 396 Flora yang belum diketahui namanya dan 189 lagi masih harus diselidiki nama-namanya” Tutur Kasad, Jenderal TNI Budiman kepada wartawan.

Untuk spesies Fauna, Tim Ekspedisi NKRI juga menemukan 900 jenis fauna “Sebanyak 900 jenis Fauna, 300 jenis belum diketahui namanya dan 180 masih memerlukan penelitian lanjutan” tambahnya.

Sebelumnya TNI AD juga menggelar Ekspedisi serupa di Tahun 2011, penjelajahan di pulau Sumatera, mengambil nama Bukit Barisan. Pada tahun 2012 meliputi wilayah ekspedisi Khatulistiwa menjangkau pedalaman Kalimantan dan Koridor NKRI Sulawesi di Tahun 2013. (Pendam III/Slw)

Latihan Gema Bhakti TNI dan USPACOM Ditutup

altJAKARTA (Haluan Rakyat) - Pa Sahli (Perwira Staf Ahli) Tingkat II Kawasan Eropa & Amerika Serikat Bidang Hubungan Internasional Panglima TNI Brigjen TNI Endang  Sodik, M.B.A. didampingi Director of the Joint Staff, Hawai’i National Guard Brigadier General Keith Tamashiro menutup secara resmi Latihan Bersama (Latma) Table Top Exercise Penanggulangan Bencana Alam Gema Bhakti 2014 antara TNI dengan USPACOM (United States Pacific Command) di Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan, Jum’at (27/6/2014).

Latihan yang mengambil tema “Satuan Tugas TNI Siap Melaksanakan Latihan Penanggulangan Bencana Alam Dalam Rangka Operasi Bantuan Kemanusiaan dan Penanggulangan Bencana Alam Internasional”, diikuti oleh 138 orang terdiri dari 86 orang unsur TNI dan 52 orang USPACOM dilaksanakan selama 5 hari dari mulai tanggal 23 s.d. 27 Juni 2014.

Brigjen TNI Endang Sodik dalam sambutannya mengatakan bahwa, Latihan Gema Bhakti adalah tentang koordinasi dan pengalaman belajar, dimana peran militer dalam fase tanggap darurat adalah unik dan penting, terutama dalam upaya untuk menyelamatkan nyawa. Hal ini memungkinkan kita untuk belajar dan memahami kompleksitas dan tantangan, dimana fasilitator dan pengendali bekerja keras untuk memberikan situasi yang realistis.

“Melalui Gema Bhakti kita bisa meningkatkan hubungan dan menjalin kerjasama yang baik. Keduanya sangat penting dalam masyarakat regional dan global saat ini, karena kita hidup di era konektivitas”, ujar Brigjen Endang Sodik.

Sasaran dari latihan ini adalah terwujudnya sinergitas kerjasama dari seluruh pemangku kepentingan tingkat internasional, nasional dan daerah dalam kegiatan penanggulangan bencana alam pada skala nasional; terwujudnya mekanisme koordinasi kerjasama unsur militer dalam satu komando tanggap darurat bencana tingkat nasional; dan terwujudnya mekanisme operasional yang melibatkan bantuan militer internasional dalam kegiatan penanggulangan bencana.

Diakhir sambutannya, Brigjen TNI Endang Sodik mengucapkan terima kasih kepada semua perencana latihan, fasilitator dan peserta dari Indonesia maupun Amerika yang terlibat dalam latma Table Top Exercise Penanggulangan Bencana Alam Gema Bhakti 2014 yang telah berjalan dengan aman dan lancar.

 Autentikasi : Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bernardus Robert HP. 0813 8187 7887

Presiden RI SBY Lantik 453 Perwira TNI

altYOGYAKARTA (Haluan Rakyat) -  Presiden RI Dr. Susilo Bambang Yudhoyono melantik 453 Perwira baru lulusan akademi Tentara Nasional Indonesia dalam suatu upacara pelantikan dengan pengambilan sumpah Prasetya Perwira (Praspa) di Bumi Tetuko Lapangan Dirgantara Akademi Angkatan Udara Maguwo Yogyakarta, Kamis (26/6/2014).

Presiden SBY pada sambutannya menyampaikan, ucapan Selamat kepada Perwira Remaja lulusan Akademi TNI yang baru saja dilantik. Para perwira telah berhasil menyelesaikan pendidikan Akadami TNI yang mengantarkan menjadi perwira remaja sekaligus menyandang gelar Sarjana Sains Terapan Pertahanan. “Dengan semua capaian itu, saya yakin dan percaya para perwira remaja akan mampu mengemban setiap tugas negara serta akan lebih siap dan sigap dalam menhadapi tantangan penugasan di masa akan datang”, tegasnya.

Lebih lanjut Presiden SBY mengatakan, bahwa mulai saat ini para perwira akan menjalani profesi di bidang ketentaraan dan bertugas di seluruh tanah air dan akan menapaki jalan panjang yang penuh dengan tantangan, berbagai penugasan pendidikan lanjutan serta titian jenjang karier yang berliku. “Tempuhlah semua perjalanan berat dan mulia itu dengan penuh semangat dan kesungguhan disertai sikap sabar, ikhlas dan tawakkal agar senantiasa sukses dan dapat mencapai karier tertinggi sebagaimana yang kalian cita-citakan”, ungkap Presiden.

Menurutnya, Perwira Remaja memasuki jajaran Tentara Nasional Indonesia ketika negara tengah meningkatkan postur dan kemampuan tentara termasuk memodernisasi sistem persenjataan dan alat perlengkapannya. Hal ini dilaksanakan agar TNI selalu siap dan memiliki kemampaun semakin tinggi menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI dan TNI harus mampu menghadapi berbagai ragam ancaman nasional maupun non tradisional termasuk melakukan peperangan modern.

“Kita ingin menjadikan TNI sebagai kekuatan pertahanan yang handal, Tentara kita harus terlatih menggunakan senjata dan peralatan militer, berlatih, bermanuver dengan taktik secara baik, terdidik dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, dipersenjatai dengan alutsista yang semakin canggih, namun kita tidak bermaksud mengambangkan kekuatan militer yang agresif. Bangsa Indonesia cinta damai meskipun kedaulatan dan keutuhan NKRI adalah harga mati”, tegas Presiden.

Menurutnya, pemerintah ingin agar TNI memiliki kekuatan yang tangguh dan mampu menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI, mampu meningkatkan kontribusinya dalam operasi perdamaian dunia, melaksanakan berbagai operasi militer perang di seluruh wilayah Indonesia.

Dikatakan, dunia dan kawasan sekeliling terus berkembang secara dinamis dan menghadirkan tantangan yang semakin kompleks. Geopolitik juga terus berubah termasuk di kawasan Asia Tenggara, Asia Timur dan Asia Pasifik Selatan yang mengharuskan Indonesia untuk mengembangkan dan memutakhirkan strategi dan kebijakan dan doktrin pertahanan. “Peran Indonesia sebagai kekuatan regional dan pelaku global semakin mengemuka, Indonesia juga telah menjadi pelaku aktif dalam berbagai arsitektur kerjasama kawasan seperti ASEAN, East Asia Summit dan APEC, oleh karena itu para pemimpin TNI harus memilki wawasan dan pengetahuan yang luas dalam menghadapi perkembangan strategis agar bidang pertahanan dijaga dan lindungi”, tegasnya.

Dengan terbitnya Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor: 244, 245, dan 246/DO/0/2010 tanggal 29 Desember 2010 tentang ijin penyelenggaraan program studi pada Akmil, AAL dan AAU yang merupakan Legal Standing bagi Taruna lulusan Akademi Angkatan yang telah menempuh pendidikan selama 4 tahun dan sejak Praspa tahun 2011 lulusannya berhak menyandang gelar Sarjana Terapan Pertahanan (S.T. Han).

Adapun 453 Perwira Remaja (Paja) yang dilantik Preseiden RI terdiri dari 248 lulusan Akmil, 98 lulusan AAL dan 104 lulusan AAU serta 3 taruna Akademi TNI dari ketiga angkatan yang mengikuti pendidikan di National Defense Academy (NDA) Jepang. Praspa TNI 2014 ini merupakan tahun pertama dalam sejarah Taruna penerima beasiswa NDA Jepang yang dilantik oleh Presiden RI menjadi Letnan Dua bersama-sama dengan teman seangkatannya dari Akmil, AAL dan AAU. Ketiga Taruna penerima beasiswa NDA Jepang Angkatan XIII TA 2011-2016 atas nama Novian Yudha Pratama (Akmil), Ravega Rullianov Ruben (AAL), dan Yanuar Widyantoko (AAU).

Jangka waktu studi di NDA Jepang sesuai kurikulum yang ditempuh selama 5 tahun, 1 tahun untuk pendalaman bahasa Jepang dan 4 tahun untuk akademi. Pengiriman Taruna Akademi TNI ke NDA yang bermarkas di kawasan Yokosuka Jepang merupakan salah satu bentuk kelonggaran hubungan pertahanan Jepang dengan berbagai negara di dunia termasuk Indonesia. Pengiriman taruna Indonesia ke Jepang untuk menimba ilmu diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih baik dalam mengatasi tantangan keamanan global, juga untuk mempelajari trend dan perkembangan keamanan regional dan internasional yang dinamis. Untuk pembinaan taruna selama dalam status penerima beasiswa pendidikan di NDA Jepang dilakukan oleh Atase Pertahanan RI di Jepang.

Dalam pelantikan tersebut Presiden RI menyematkan Bintang Adhi Makayasa kepada lulusan terbaik dari setiap Angkatan. Ketiga Perwira yang menerima Bintang Adhi Makayasa yaitu Letda Inf Tegar Aji Widhiwardhana, S.T. Han. (Akademi Militer), Letda Laut (P) Egistya Pranda, S.T. Han. (Akademi Angkatan Laut), dan Letda Lek Chandra Ari Wijaya, S.T. Han. (Akademi Angkatan Udara).

Letda Inf Tegar yang lahir di Ponorogo pada tanggal 21 November 1990 adalah anak Suseno seorang PNS Guru yang beralamat Jl. Sedap Malam No.2 Sekaran Siman Ponorogo Jatim, Kemudian Letda Laut (P) Egistya lahir di Surabaya pada tanggal 26 Maret 1992 adalah anak Kolonel Laut (E) Sugiarto yang beralamat di Perum Green Valley Bekasi Jalan Raya Kranggan No 99 Blok B 10. Sedangkan Letda Lek Chandra lahir di Mataram pada tanggal 8 Pebruari 1993 adalah anak dari Karjono,S.P. PNS yang beralamat Jalan Bung Tomo No. 24 Kauman Praya, Lombok Tengah NTB.

Dalam upacara tersebut dihadiri Menkopolhukam Marsekal (Purn) Djoko Suyanto, Mensesneg Letjen (Purn) Sudi Silalahi, Menhan Purnomo Yusgiantoro, Menhub EE Mangindaan, Menpor Roy Surya, Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko, Kapolri Jenderal Polisi Sutarman, Kasad Jenderal TNI Budiman, Kasal Laksamana TNI Dr. Marsetio, Kasau Marsekal TNI IB Putu Dunia, Danjen Akademi TNI Marsda TNI Bambang Samoedro, S.Sos.,M.M., Kapuspen TNI Mayjen TNI Fuad Basya, Gubernur Akmil Mayjen TNI Sumardi, Gubernur AAL Laksda TNI Taufiqoerrohcman, S.E., Gubernur AAU Marsda TNI Tabri Santoso, S.E. Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, para Gubernur Akademi Angkatan dan para Atase Pertahanan Negara Sahabat, pejabat TNI baik Darat, Laut maupun Udara lainnya serta para orang tua Perwira Remaja TNI 2014.

Pada upacara Praspa dan pelantikan Paja TNI alumni Akademi 2014 oleh Presiden RI tersebut sepuluh pesawat tempur TNI Angkatan Udara dari Skadron Udara 15 dan Skadron Udara 3 yang terdiri dari delapan T-50i Golden Eagle dan dua F-16 ikut menyambut Perwira Remaja Akademi TNI 2014 dengan melakukan fly pass terbang formasi melewati podium upacara, sehingga menimbulkan rasa bangga pada Perwira Remaja.

Authentikasi :  Kabid Penerangan Praspa TNI Tahun 2014, Kolonel Sus Drs. Bintang Yudianta HP. 0815 5642 3819

Kasum TNI Buka Rakorkersin TNI 2014

altJAKARTA (Haluan Rakyat) - Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Ade Supandi, S.E., secara resmi membuka Rapat Koordinasi Kerjasama Internasional (Rakorkersin) TNI tahun 2014 yang mengusung tema “Kita Mantapkan Profesionalitas Diplomasi Militer Dalam Rangka Mendukung Tugas Pokok TNI”, di Aula Gatot Subroto Mabes TNI Cilangkap Jakarat Timur, Rabu (25/6/2014). Rakorkersin  yang berlangsung sehari tersebut diikuti oleh 68 orang terdiri dari 5 orang dari luar Struktural TNI, 28 orang dari Mabes TNI dan 15 orang dari masing-masing Angkatan.
 
Dalam amanat Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko yang dibacakan Kasum TNI menyampaikan bahwa, diplomasi pertahanan saat ini telah menjadi alat penting dalam kebijakan keamanan dan kebijakan luar negeri Indonesia, yang dilakukan pada masa damai dengan menggunakan kekuatan bersenjata dan infrastruktur terkait sebagai alat kebijakan keamanan dan kebijakan luar negeri. Diplomasi pertahanan merupakan sebuah proses yang tidak hanya melibatkan aktor negara, seperti politisi, kekuatan bersenjata atau badan intelijen, namun juga organisasi non-pemerintah, think tank dan masyarakat sipil.
 
“Military Diplomacy yang saat ini dilakukan TNI antara lain pengerahan Prajurit Garuda pada misi perdamaian dunia, dengan Soft Power yang khas, sehingga membuat Kontingen Garuda senantiasa memiliki daya tarik tersendiri dibanding kontingen negara lain” kata Panglima TNI.
 
Panglima TNI juga menegaskan bahwa tantangan kebijakan hubungan politik luar negeri Indonesia di masa mendatang sangat tergantung pada stabilitas politik dalam negeri pasca Pemilu 2014. Puskersin TNI juga dituntut untuk menjaga keamanan wilayah perbatasan dengan negara tetangga terutama dengan Malaysia dan Timor Leste serta peran TNI dalam mendukung kebijakan politik keamanan Indonesia pada Asean Security Community.
 
Sementara itu, peserta Rakorkersin juga mendapat pembekalan dari beberapa Kementerian RI antara lain; Deputi II Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri Kemenkopolhukam Bp. Antonius Agus Sriyono tentang kebijakan kerjasama internasional, Dirjen Multilateral Kemenlu RI Bp. Hasan Kleib tentang kebijakan kerjasama luar negeri dan Dirjen Strahan Kemenhan RI Mayjen TNI Sonny E.S. Prasetyo, MA., tentang Strategi pemerintah RI bidang kerjasama pertahanan dan militer guna mendukung kebijakan politik luar negeri Indonesia.
 
Turut hadir pada acara tersebut Wakasad Letjen TNI Moh. Munir, Wakasal Laksdya TNI Didit Herdiawan, S.P.A., M.B.A., Wakasau Marsdya TNI Bagus Puruhito, Koorsahli Panglima TNI Mayjen TNI Hardiono Saroso, Kabalakpus TNI, para Wakil Asisten Panglima TNI dan Wakapuspen TNI Laksma TNI F.X. Agus Susilo, S.E.,M.M.
 
Autentikasi :
Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bernardus Robert HP. 0813 8187 7887


Satgas Indobatt Juara Umum II Kompetisi Renang UNIFIL 2014

altLEBANON (Haluan Rakyat) - Tim renang Satgas Indobatt (Indonesian Battalion) Kontingen Garuda XXIII-H/UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) yang dipimpin oleh Letkol Inf M. Asmi selaku Komandan Satgas berhasil meraih Juara Umum II dalam kompetisi renang Inter Kontingen tingkat UNIFIL.
 
Kompetisi renang antar kontingen yang dilaksanakan beberapa waktu lalu di UNIFIL Swimming Pool Naqoura, Lebanon Selatan dan diikuti oleh 9 tim perenang dari Kontingen Negara yang tergabung dalam misi perdamaian UNIFIL yaitu Italia, Austria, Spanyol, Indonesia, India, Belgia, Srilanka, Ghana dan Korea, tim renang Satgas Indobatt berhasil mengumpulkan perolehan medali sebagai berikut : 3 Medali Emas, 6 Medali Perak dan 8 Medali Perunggu.
 
Adapun nama-nama atlet renang Satgas Indobatt yang berhasil memperoleh medali dalam ajang bergengsi tersebut, yaitu : 3 Medali Emas diraih oleh Sertu (K) Endah P. Tyas (Freestyle 100m Women) dan Serda (K) I Gusti Ayu (Breststroke 40m Women dan Backstroke 40m Women).
 
Sedangkan untuk 6 Medali Perak diraih oleh Serda Jempol Triyanto (Breaststroke 100m Men) ; Klk Khadirin (Backstroke 100m Men) ; Serda (K) Renni Septiani (Butterfly 40m Women) ; Sertu (K) Endah P. Tyas (Individual Medley 80m Women) ;  Sertu (K) Tyas, Serda (K) Ayu, Serda Kowal Desi, Serda (K) Tri Oktarina (Medley Rally 4x40m Women) ; Lettu Inf Hendis Asies, Lettu Inf Hari Mughni, Sertu Sastra, Pratu Windy Franky (Medley Rally 4x40m Men).
 
Sementara itu, 8 Medali Perunggu diraih oleh Pratu Zulpikal (Freestyle 40m Men) ; Praka Ronal M. (Freestyle 100m Men) ; Klk Khadirin (Backstroke 40m Men) ; Sertu Sastra (Backstroke 100m Men) ; Lettu Inf Hari Mughni (Butterfly 40m Men) ; Sertu Mar Manatar Nadeak (Butterfly 100m Men) ; Serda (K) Tri Oktarina (Breststroke 40m Women) ; Praka Ronal, Praka Rauhil, Serda Masnun Edi, Pratu Zulpikal (Freestyle Rally 4x40m Men).
 
Komandan Satgas Indobatt Letkol Inf M.Asmi yang turut menyaksikan kompetisi tersebut mengucapkan terima kasih dan merasa bangga atas prestasi yang telah dicapai oleh para atlet renangnya atas kerja keras dan semangat juang yang telah ditunjukkan selama pertandingan termasuk kepada tim official yang terdiri dari Lettu Inf Hendis, Sertu Mar Edi, Serka Sulimin, Sertu Sastra, Sertu Koco dan Serka Suwarno yang senantiasa mendukung para atlet sehingga dapat berprestasi.
 
Authentikasi:
Perwira Penerangan Konga XXIII-H/UNIFIL, Kapten Adm Kiki Setiawan, S.T.
 

PANGDAM III/SLW IKUTI KEGIATAN MINGGU MILITER DI GUNUNG GEDE CIPANAS CIANJUR

altCIANJUR (Haluan Rakyat) - Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Dedi Kusnadi Thamim mengikuti kegiatan minggu Militer di Gunung Gede Cipanas Cianjur, Senin (23/6).
Kegiatan yang dilaksanakan long march, mengadakan pelestarian alam,    pembersihan  sampah - sampah  disekitar dan disepanjang  jalan menuju puncak dan  bermalam di puncak Gunung Gede.

” Mari kita pelihara hutan kita, sayangi hutan dan lindungi hutan kita kalau bukan kita siapa lagi demi anak-anak dan cucu kita, dan jangan berharap orang lain untuk melakukannya karena orang sunda punya pepatah Hutan hejo rakyatge ngejo.”  kata Pangdam disela kegiatan .

Kegiatan diikuti  lebih kurang 400 orang terdiri dari  anggota Korem 061, anggota Yon Armed 5, FKPPI, Komunitas pendaki pencinta alam dari Cianjur dan Bogor serta Tim SAR dari Bogor.

Diikuti juga oleh Danrem 061/SK, Danrem 062/TN, Pa Sahli Pangdam III/Slw,  Para Asisten Kasdam III/Slw, Para Kabalakdam III/Slw, Dandim Cianjur. (Pendam III/Slw).

Pembekalan Presiden RI kepada Capaja Akademi TNI

altYOGYAKARTA (Haluan Rakyat)  - Presiden Republik Indonesia Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono memberikan pembekalan kepada 453 Calon Perwira Remaja (Capaja) Akademi TNI, baik dari Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Laut (AAL) maupun Akademi Angkatan Udara (AAU) di Gedung Sabang Merauke Akademi Angkatan Udara Yogyakarta, Selasa malam (24/6/2014).
 
Dalam pembekalan tersebut, Presiden menyampaikan sepuluh nasehat yang perlu dipahami dan dipedomani oleh para Capaja Akademi TNI sejak diambil sumpah dan dilantik menjadi Perwira TNI sampai memasuki lingkungan pengabdian penugasan. “Jika kesepuluh nasehat ini dipedomani, dihayati dan diamalkan oleh seluruh Capaja Akademi TNI diyakini dapat menghantarkan untuk meraih cita-cita setinggi-tingginya, terutama di lingkungan TNI”, tegasnya.
 
Kesepuluh nasehat tersebut yaitu : Pertama, pegang teguh idealisme yang diperoleh saat menempuh pendidikan di Akademi TNI. Capaja harus selalu bertanya mengapa masuk TNI, untuk itu pegang teguh idealisme hingga akhir masa bakti, idealisme tidak boleh luntur dan diwariskan kepada para junior. Jangan ragu-ragu memasuki organisasi TNI dan jangan berpikir untuk memperkaya diri, jika demikian Capaja salah memasuki jurusan.
 
Kedua, berbuat yang terbaik (do the best). Jangan asal-asalan dalam melaksanakan tugas, berbuat yang terbaik, sebagai perwira TNI harus menguasai masalah teknis, memiliki kepedulian dan jangan apatis terhadap lingkungan. Jika mendapat tugas lakukan cek dan ricek, apabila mendapat Alutsista maka rawatlah dengan baik dan perhatikan faktor keselamatan serta jika menjadi pelatih maka berlatihlah dengan sekeras-kerasnya.  “Kegagalan bisa disebabkan oleh hal-hal kecil dan bersifat teknis”, ungkap SBY.
 
Ketiga, bangun daya saing (daya kompetisi) yang sehat, bersainglah secara positif bukan berarti merusak dan mencelakakan yang lain atau jangan saling menjatuhkan sehingga  merugikan kawan sendiri. Selalu berusaha meningkatkan kemampuan sejak dini dengan menguasai masalah-masalah teknis serta sebagai perwira muda harus betul-betul peduli memimpin anak buah dengan baik, kompetisi secara sehat itu indah.
 
Keempat, bangun kemampuan diri masing-masing. Kembangkan kemampuan di era tentara modern, kalian harus berpikir untuk menguasai teknologi,  jangan sampai jadi generasi videogame waktunya habis untuk bermain sehingga kurang bersosialisasi dengan lingkungan, dengan atasan, teman dan bawahan.
 
Kelima, jaga dan tegakkan etika profesionalisme. Dalam militer kehormatan adalah segala-galanya, mampu menghadapi resiko serta jangan lupa jiwa korsa, militer dimanapun dikenal dengan jiwa korsa. Jaga kode kehormatan sebagai perwira profesional, Capaja dituntut untuk melaksanakan tugas dengan sebaik baiknya, gunakan semboyan “jangan sampai gagal dalam tugas dan berupayalah sekuat tenaga untuk menghadapi resiko apapun”. Pupuk terus dan selalu menjaga soliditas maupun kebersamaan karena hal ini sangat penting bagi TNI.
 
Keenam, bermental teguh, ulet dan berani. Sebagai perwira tidak boleh menyerah dan jangan takut akan gagal.  Kegagalan sering terjadi, namun yang penting melakukan perbaikan diri, para Capaja tidak sepi dari tantangan maka harus selalu berikhtiar. Belajarlah dari kesalahan sehingga Capaja dapat mengatasi setiap persoalan yang dihadapi.
 
Ketujuh, memiliki kepercayaan pada diri sendiri yang kuat. Berusahalah sekuat tenaga dalam tugas latihan dan tugas operasi. Perwira jajaran TNI harus memiliki kepercayaan yang gigih dan percaya diri yang kuat, jangan sedikit-sedikit minta sponsor tetapi berusahalah sekuat tenaga untuk mencapai sukses dalam mengemban tugas.
 
Kedelapan, jangan pilih-pilih tugas dan jabatan. Apapun tugas yang diberikan atasan laksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab, dimanapun ditugaskan laksanakan dengan sebaik-baiknya, berbagai tugas adalah untuk mematangkan karier. Jabatan apapun harus disyukuri dan dilaksanakan dengan ikhlas, yakinlah dinas akan berhasil karena peran para Capaja.
 
Kesembilan, jangan mudah tergoda oleh tahta, harta dan wanita. Waspadalah jangan mudah terjebak dalam perbuatan yang negatif, menabrak norma moral yang berlaku. Senantiasa dekat dengan keluarga, kelelahan akan sirna jika bertemu keluarga..
 
Kesepuluh, tetap dekat dengan Tuhan Yang Maha Esa dalam kondisi apapun. Setelah berusaha sekuat tenaga, maka berserah diri dan bertawakal, jika ada tugas yang dirasa berat maka berdoalah minta pertolongan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa sehingga akan diberikan jalan kesuksesan.
 
Turut mendampingi Presiden RI pada acara pembekalan tersebut diantaranya, Ibu Negara Hj. Ani Susilo Bambang Yudhoyono, Menkopolhukam Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto, Mensesneg Letjen TNI (Purn) Sudi Silalahi, Menhan Purnomo Yusgiantoro, Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko, Kasad Jenderal TNI Budiman, Kasal Laksamana TNI Dr. Marsetio, Kasau Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, Danjen Akademi TNI Marsda TNI Bambang Samoedro, S.Sos., M.M., Kapuspen TNI Mayjen TNI Fuad Basya, para Gubernur Akademi Angkatan, dan para Asisten Panglima TNI, serta para pejabat TNI lainnya.
 
Authentikasi :
Kabid Penerangan Praspa TNI Tahun 2014, Kolonel Sus Drs. Bintang Yudianta HP. 0815 5642 3819



Prajurit TNI Tidak Terpengaruh Purnawirawan

altYOGYAKARTA (Haluan Rakyat) - Para prajurit TNI harus bersikap tenang, karena  purnawirawan tidak dapat mempengaruhi prajurit TNI yang telah bertekad untuk menjaga netralitas.  Jika TNI tidak menjaga netralitas maka ada sebuah resiko politik yang panjang.   TNI tidak mau memiliki beban politik karena kesalahan yang dibuatnya sendiri sebab akan menyulitkan menjadi prajurit profesional.
 
Penegasan tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko didepan sekitar tiga ribu prajurit TNI baik TNI AD, TNI AL dan TNI AU yang berada di wilayah Yogyakarta, di Hanggar Skadron Pendidikan (Skadik) 101 Lanud Adisutjipto Yogyakarta, Senin (23/6/2014).   Dihadiri Kasad Jenderal TNI Budiman, Kasal Laksamana TNI Dr. Marsetio, Kasau Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia serta para pejabat TNI lainnya.
 
Dikatakan, para purnawirawan tidak memiliki pangkat dan jabatan oleh karena itu prajurit TNI tidak dalam pengaruhnya. Jika Panglima TNI tidak dapat dipengaruhi dan tidak mau dipengaruhi maka seluruh prajurit TNI tidak perlu cemas, sehingga diharapkan masyarakat tetap tenang dan tidak perlu terpengaruh situasi tersebut.
 
“Dalam negara demokrasi dinamika politik seperti ini jangan dipandang sebagai sesuatu yang menakutkan, kehadiran para purnawirawan untuk berpartisipasi dalam demokrasi adalah wajar dan sah, tidak ada yang bisa melarang karena para purnawirawan mempunyai hak politik sepenuhnya”, jelas Panglima TNI.
 
TNI bertekad untuk menjadi prajurit yang  profesional, lanjutnya,  jika dulu tuntutan profesional berasal dari luar maka sekarang tuntutan tersebut justru dari dalam. TNI ingin menjadi prajurit profesional yaitu prajurit yang dilengkapi alutsistanya, prajurit yang yang tidak berpolitik praktis, prajurit yang tidak berbisnis tapi prajurit yang memiliki kesejahteraan.
 
“Sekarang ini kami menuntut seperti itu, jadikan kami prajurit yang profesional.  Jangan hanya dikatakan tidak netral terus, tidak ada prajurit TNI yang tidak netral, untuk itu para prajurit TNI tidak perlu bingung”, tegas Panglima TNI.
 
Authentikasi :
Kabid Penerangan Praspa TNI Tahun 2014, Kolonel Sus Drs. Bintang Yudianta HP. 0815 5642 3819
 

Panglima TNI Bekali 453 Capaja TNI

altYOGYAKARTA (Haluan Rakyat) - Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko didampingi Kasad Jenderal TNI Budiman, Kasal Laksamana TNI Dr. Marsetio dan Kasau Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia memberikan Pembekalan kepada 453 Calon Perwira Remaja (Capaja) TNI di Gedung Graha Sabang Merauke, Akademi Angkatan Udara (AAU), Maguwo, Yogyakarta, Senin sore (23/6/2014).
 
Dalam pembekalannya, Jenderal TNI Moeldoko menyampaikan tentang definisi kepemimpinan yang perlu dipahami oleh Capaja TNI dengan baik, intinya agar para Capaja menjadi seorang pemimpin yang dapat mempengaruhi anak buah serta dengan semangat yang kuat sukarela mengikuti kemauan Capaja untuk mencapai tujuan.
 
“Manusia pada hakekatnya memiliki hati nurani dan memiliki perasaan. Untuk itu pembinaan personel dan manajemen sumber daya manusia sebagai aset organisasi dapat dikelola dengan sebaik-baiknya, sebagai aset maka akan memberikan kontribusi pada organisasi apapun pangkat dan jabatannya”, kata Panglima TNI.
 
“Capaja harus menghargai peran anak buah sebab yang dipimpin adalah prajurit-prajurit pintar, kritis dan mereka lahir dalam suasana lingkungan yang sangat mempengaruhi hati, pikiran dan tindakan mereka. Ini yang harus kalian pahami bahwa jangan sampai mereka yang pandai menjadi hambatan sebab merupakan kekuatan atau aset yang perlu dikelola secara baik”, tegas Panglima TNI.
 
Lebih lanjut Panglima TNI memberikan gambaran peran kepemimpinan, yaitu pemimpin harus menjadi tokoh (Interpersonal Role). Kalau Capaja diposisikan sebagai tokoh Capaja, harus memiliki kelebihan baik kelebihan moral maupun memiliki kelebihan ilmu pengetahuan yang unggul serta memiliki kelebihan fisik yang unggul. Disamping itu, pemimpin harus dapat sebagai pembicara (Informational Role) dalam arti Capaja harus menyampaikan perkembangan lingkungan satuan dari waktu ke waktu. Jangan sampai prajurit atau bawahan kalian yang mencari informasi sendiri.
 
Pemimpin harus menjadi pemecah masalah (Decision Role). Seorang pemimpin harus mengambil keputusan. Jangan sampai kalian menjadi masalah dari itu, kehadiran Capaja harus dapat memberikan harapan baru kepada prajurit, kehadiran Capaja disitu untuk memecahkan persoalan-persoalan yang sulit terpecahkan, saya berharap kehadiran Perwira harus dapat memecahkan masalah, saya yakin dan percaya kalian akan menjadi pemimpin yang hebat.
 
Sementara itu, Ibu Koes Moeldoko selaku Ibu Kehormatan Taruna Akademi TNI didampingi Ibu Wanti Mirzanti Budiman, Ibu Penny Marsetio dan Ibu Ida Ayu Kumala Putu Dunia serta Ibu-Ibu pengurus Dharma Pertiwi Pusat dalam pembekalannya mengatakan, memberi penghargaan dan ucapan selamat kepada para Taruna dari ketiga angkatan yang telah mampu menunjukan prestasi gemilang dengan memperoleh tanda penghargaan puncak pendidikan, yaitu Bintang Adhi Makayasa.
 
“Bintang Adhi Makayasa merupakan bukti perolehan hasil terbaik dari kalian yang telah berjuang dengan cemerlang baik fisik, mental maupun akademis, sehingga mencapai nilai tertinggi. Saya bangga kepada Capaja dan jadikan prestasi itu sebagai modal awal untuk meraih prestasi berikutnya”, ungkap Ibu Koes Moeldoko.
 
Dikatakan, bagi yang belum memperoleh hasil terbaik, para Capaja masih dapat berprestasi pada kesempatan tugas berikutnya. Dengan berakhirnya pendidikan Taruna Akademi TNI ini, bukan berarti selesai sudah segalanya. Justru sebaliknya, tugas baru akan segera dimulai. Tugas sebagai Perwira Remaja TNI, yang akan memperkuat barisan TNI, sebagai komponen utama pertahanan  negara yang profesional, modern, mandiri dan tangguh.
 
Setelah menjadi Perwira Remaja akan memasuki awal tugas pengabdian di satuan-satuan jajaran TNI. Pada lingkungan tempat tugas nanti, perwira muda akan akan bertemu dengan lingkungan yang baru, baik atasan yang baru, rekan-rekan yang baru, bawahan yang baru, situasi yang baru maupun kondisi sosial yang baru, yang tentunya sangat berbeda dibandingkan dengan situasi dan kondisi pada saat kalian berada di Akademi. Lingkungan baru tersebut tentunya tidak selalu cocok atau tidak selalu sesuai dengan keinginan atau harapan kalian masing-masing.
 
Harapan Ibu Koes Moeldoko kepada para perwira remaja agar dapat menerima di manapun dan apapun bentuk penugasan yang kalian dapatkan, menyenangi dan melakukan tugas tersebut dengan ikhlas, tanpa keluh kesah dan penuh tanggung jawab, bukan karena ingin dipuji melainkan karena pengabdian sebagai seorang prajurit. Jangan takut dan malu untuk bertanya dan belajar kepada anggota satuan, walaupun mereka berpangkat lebih rendah. Kenali, pahami dan segeralah menyesuaikan diri secara cepat dengan kehidupan di satuan TNI dan budaya setempat di manapun kalian bertugas supaya kalian  tidak mengalami benturan atau masalah selama menjalankan tugas, karena tanpa adanya masyarakat, TNI tidak berarti apa-apa.
 
Authentikasi :
Kabid Penerangan Praspa TNI Tahun 2014, Kolonel Sus Drs. Bintang Yudianta HP. 0815 56423819

Kasum TNI Buka Konferensi Asosiasi Pusat Pelatihan Penjaga Perdamaian Dunia

altJAKARTA (Haluan Rakyat) - Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksamana Madya TNI Ade Supandi atas nama Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko membuka 20th International Association Peacekeeping Training Centres (IAPTC) Conference/ Konferensi Asosiasi Pusat Pelatihan Penjaga Perdamaian Dunia yang diikuti oleh 110 peserta dari 41 negara dan United Nations Department of Peacekeeping Operations (UNDPKO) di Gedung Auditorium Mako PMPP Sentul, Bogor, yang berlangsung mulai tanggal 23-26 Juni 2014 di Hotel Sultan Jakarta.

The International Association Peacekeeping Training Centres adalah sebuah asosiasi yang terbuka dan sukarela dan melaksanakan program-program yang berhubungan dengan riset operasi perdamaian, pendidikan, dan pelatihan. Hal ini diprakarsai oleh Kanada Pearson Peacekeeping Pusat (PPC) pada tahun 1995.

Tujuan pelaksanaan Konferensi Tahunan ini adalah menyediakan forum dan diskusi bagi anggotanya tentang isu-isu hangat yang spesifik dan berkaitan dengan operasi perdamaian, serta  untuk menyediakan tempat Rapat Umum Tahunan Asosiasi IAPTC. Konferensi ini dimaksudkan juga memperluas kontak antara berbagai organisasi internasional, pusat pelatihan penjaga perdamaian dan lembaga, perguruan tinggi, dan kelompok-kelompok lain, yang mengarah ke operasi perdamaian yang lebih efektif.

Panglima TNI dalam amanatnya yang dibacakan Kasum TNI mengatakan, Indonesia telah melaksanakan misi penjaga perdamaian sejak tahun 1957 hingga saat ini, hampir 30.000 peacekeeping telah dikirim ke berbagai daerah yang berbeda dari konflik di seluruh dunia. Hal ini merupakan sebuah pengakuan oleh negara-negara di dunia atas keberhasilan operasi penjaga perdamaian yang telah dilaksanakan oleh pasukan penjaga perdamaian Indonesia.

Lebih lanjut dikatakan, Forum Konferensi IAPTC tahunan diselenggarakan dalam rangka menjawab semua jenis tantangan dalam operasi penjaga perdamaian yang menjadi lebih kompleks dan multidimensional.  Atas nama Presiden Republik  Indonesia, Panglima TNI menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang besar kepada seluruh anggota Komite Eksekutif, Presiden Konferensi ke 20 IAPTC tahun 2014, pembicara tamu dan peserta atas perhatian dan kepedulian yang luar biasa dalam mewujudkan perdamaian dan keamanan dunia.

Jumlah peserta the 20th IAPTC Annual Conference 2014 yang hadir berjumlah 110 peserta perwakilan dari 41 negara, UNDPKO dan beberapa institusi yang berkaitan dengan pelaksanaan peace operations, perwakilan negara-negara peserta terdiri dari : Benua Asia, yaitu : Bangladesh, Indonesia, India, Jepang, Korea  Selatan, Myanmar, Nepal, Saudi Arabia, Pakistan, Thailand dan Turki.  Benua Australia. Benua Eropa, yaitu : Bosnia & Herzegovina, Belanda, Denmark, Finlandia, Jerman, Inggris, Italia, Norwegia, Polandia, Perancis, Spanyol, Swedia, dan Switzerland. Benua Afrika adalah Afrika Selatan, Ethiopia, Ghana, Guatemala, Kenya, Mesir, Nigeria dan Zimbabwe. Benua Amerika, yaitu : Amerika Serikat, Argentina, Brasil, Chile, Equator, Paraguay, Peru dan Uruguay.

Hadir dalam pembukaan antara lain  Letnan General Nehra Jaiprakas, anggota Komite Ekekutif IAPTC, President Konferensi ke 20 IAPTC 2014, dan Atase Militer negara sahabat serta pejabat Pati Mabes TNI.                                                            

Autentikasi : Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bernardus Robert HP. 0812 3783 1987

 


 

Latma Penanggulangan Bencana Alam antara TNI dengan USPACOM

altJAKARTA (Haluan Rakyat) - Pa Sahli Tk-II Kawasan Eropa & AS Sahli Bidang Hubungan Internasional Panglima TNI Brigjen TNI Endang  Sodik, M.B.A. didampingi Brigadir General Wiliam Saymour Deputy J3 (USPACOM) membuka secara resmi Latihan Bersama (Latma) Table Top Exercise Penanggulangan Bencana Alam Gema Bhakti 2014 antara TNI dengan USPACOM (United states Pacific Command) di Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan, Senin (23/6/2014).

Latihan yang mengambil tema “Satuan Tugas TNI Siap Melaksanakan Latihan Penanggulangan Bencana Alam Dalam Rangka Operasi Bantuan Kemanusiaan dan Penanggulangan Bencana Alam Internasional”, diikuti oleh 138 orang terdiri dari 86 orang unsur TNI dan 52 orang USPACOM dilaksanakan selama 5 hari dari mulai tanggal 23 s.d. 27 Juni 2014.

Tujuan latihan ini adalah untuk memberikan pembekalan pengetahuan tentang latihan Table Top Exercise Penanggulangan Bencana Alam Gema Bhakti 2014 dan meningkatkan pemahaman prajurit TNI dalam prosedur dan mekanisme penanggulangan bencana dengan melibatkan batuan internaional.

Brigjen TNI Endang  Sodik, M.B.A.  dalam sambutannya mengatakan, keberhasilan pelaksanaan kegiatan operasi penanggulangan bencana Gunung Merapi beberapa waktu lalu di Jawa Tengah dan Jogjakarta, pelaku misi bantuan kemanusiaan/penanganan bencana di jajaran TNI dan institusi terkait lainnya semakin baik dari waktu ke waktu.

“Berbagi pengalaman pada berbagai misi bantuan kemanusiaan/penanganan bencana, maupun di berbagai latihan kesiapsiagaan yang diikuti, semakin membuka wawasan kita akan arti pentingnya koordinasi”, ujar Brigjen Endang Sodik.

 Sementara itu, kurangnya koordinasi sipil dengan militer, militer dengan militer luar negeri maupun dengan instansi terkait lainnya, adalah hal yang kerap terjadi dalam misi penanganan bencana.  Karena itu, diharapkan kegiatan TTX Gema Bhakti 2014 ini dapat menjadi wahana membangun rasa saling percaya, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan tetap menghormati aturan masing-masing yang akan membawa kepada pencapaian tujuan bersama, yaitu semakin solidnya koordinasi diantara pelaku misi bantuan kemanusiaan/penanganan bencana. 

“Kita semua berharap bahwa kegiatan ini akan menumbuhkan kepercayaan diantara pelaku, baik sipil maupun TNI dan USPACOM pada pelaksanaan misi bantuan kemanusiaan/penanganan bencana, sehingga koordinasi di lapangan nantinya akan mempermudah dan memperlancar pelaksanaan pada misi penanganan bencana”, kata Brigjen TNI Sodik.

Adapun sasaran dari latihan ini adalah terwujudnya sinergitas kerjasama dari seluruh pemangku kepentingan tingkat internasional, nasional dan daerah dalam kegiatan penanggulangan bencana alam pada skala nasional; terwujudnya mekanisme koordinasi kerjasama unsur militer dalam satu komando tanggap darurat bencana tingkat nasional; dan terwujudnya mekanisme operasional yang melibatkan bantuan militer internasional dalam kegiatan penanggulangan bencana.

Autentikasi : Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bernardus Robert HP. 0813 8187 7887

 

Lomba Menembak Para Perwira Polres Sawahlunto

altSAWAHLUNTO (Haluan Rakyat) - Para Perwira Polres Sawahlunto dan Para Kapolsek melaksanakan lomba menembak menggunakan senjata api Revolfer di lapangan Tembak Polres Sawahlunto.

Pertandingan ini diadakan untuk memeriahkan Hut Bhayangkara 1 Juli 2014 Mendatang dan pemenang dari Lomba ini akan di umumkan pada acara Hut Bhayangkara 1 Juli 2014 mendatang. (Humas Polres Sawahlunto).

Dubes RI Untuk Lebanon Puji Penampilan Seni Indobatt

altLEBANON (Haluan Rakyat) - Duta Besar (Dubes) RI untuk Lebanon, Bapak Drs. Dimas Samodra Rum, M.B.A., beserta Ibu, mengutarakan rasa kagum dan bangganya kepada Komandan Satgas Indobatt Kontingen Garuda XXIII-H/UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) Letkol Inf M. Asmi dan para prajuritnya yang telah menampilkan kesenian Indonesia dalam acara Womens League Annual Garden Party, di Marquand House Gardens American University of Beirut, beberapa waktu lalu.
 
Penampilan kesenian dan kemahiran prajurit TNI yang tergabung dalam satuan tugas Indobatt (Indonesia Battalion) Kontingen Garuda XXIII-H/Unifil, baik Pria dan Wanita dalam memainkan musik Angklung dan Rampak Gendang serta Tari Saman telah memukau para hadirin yang mayoritas adalah para Ibu-ibu yang tergabung dalam anggota Womens League.
 
Kesenian Indonesia yang diperankan oleh prajurit TNI tersebut, mendapat sambutan yang sangat meriah dari para penonton. Mereka pun sibuk mengabadikan dengan kamera kekompakan para prajurit TNI, baik Pria maupun Wanita dalam memainkan alat musik tradisional asli Indonesia dan tarian khas Aceh ini.
 
Disamping itu, Tim Angklung dan Rampak Gendang yang dipimpin oleh Pasi CIMIC (Civil Military Coordination) Satgas Indobatt Lettu Inf Jeremiah Sesa dengan menampilkan beberapa lagu yaitu Just Give Me A Reason dan I will Survive yang dinyanyikan oleh Serda (Kowad) Gusti Ayu, membuat suasana acara semakin meriah.
 
Sementara itu, Komandan Satgas Indobatt Letkol Inf M. Asmi mengatakan, melalui kegiatan ini diharapkan dapat mengenalkan kebudayaan Indonesia kepada masyarakat di Lebanon, khususnya yang hadir di American University of Beirut. Sehingga kebudayaan khas Indonesia yang begitu banyak, akan lebih dikenal luas di kalangan dunia Internasional.
 
Authentikasi:
Perwira Penerangan Konga XXIII-H/UNIFIL, Kapten Adm Kiki Setiawan,S.T.
 

Silaturahmi Pangdam III/Slw Dengan Pengusaha

altBANDUNG (Haluan Rakyat) - Kasdam III/Siliwangi Brigjen TNI Suyatno mewakili Pangdam III/Siliwangi  pada acara silahturahmi dengan para pengusaha Bandung  di Makodam III/Slw Jl. Aceh No. 69 Bandung, Kamis (19/6).

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kasdam III/Slw, di Jabar potensi bencana alam sangat tinggi seperti : banjir, longsor, gunung merapi, tsunami dan sebagainya.

Untuk mengatasi  kerawanan-kerawanan  tersebut Kodam tidak bisa bekerja sendiri, Kodam harus menjalin hubungan dan kerja sama dengan stockholder yang ada, diantaranya para pengusaha yang ada diwilayah Jawa Barat dan  Banten.

Pangdam III/Siliwangi sangat mengapreasiasi atensi dari para pengusaha dan berharap agar kerjasama Kodam III/Siliwangi pada khususnya dan TNI pada umumnya dengan pengusaha yang sudah terjalin selama ini jangan sampai terputus dan harus terus dijaga bahkan harus ditingkatkan.

Pada kesempatan tersebut Ketua KBSP Bandung Bapak Teguh Satria mengatakan” ini bukan kegiatan yang  pertama, sedangkan  kerjasama dengan Kodam III/Slw sudah terjalin lama seperti pada kegiatan Baksos  bencana alam  tsunami di Pangandaran kita   besama-sama mengirim bantuan, sembako, pengobatan gratis sampai ke Tasikmalaya.” katanya.

Harapan para pengusaha, dengan adanya agenda pilpers  tanggal 9 Juli 2014, diharapkan Jawa Barat dan Banten kondusif,tertib dan aman. Kalau aman kita bekerja dan berusaha pasti akan nyaman. Dan rencana kedepan para pengusaha akan mengajak untuk mengadakan kegiatan sosial menjelang bulan ramadhan diantaranya buka bersama atau sholat taraweh keliling.

Silahturahmi dihadiri oleh para Asisten Kasdam III/Slw, Para Kabalakdam III/Slw, para pengusaha se Bandung. HR.004 (Pendam III/Slw).
 




Misi Baru Kontingen Garuda di Afrika

altAFRIKA (Haluan Rakyat) - Dengan menggunakan pesawat carter Antonov AH-124-100  milik Carrier Aerospetsservice Rusia, 10 (sepuluh) orang personel Kontingen Garuda Konga XXXII-C/Minustah atau sering disebut dengan Satgas Kizi TNI yang tergabung sebagai Tim Pendahulu (Advance Team) berangkat menuju ke daerah Bangui, Central Africa Republic (CAR) dalam rangka mempersiapkan misi baru dibawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan nama MINUSCA (United Nations Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic), Selasa (17/6/2014).
 
Keberangkatan personel Kontingen Garuda ini merupakan bagian dari beberapa tahap pemindahan personel yang telah dimulai sejak keberangkatan Tim Pre Advance tanggal 15 Mei 2014, dimana 15 orang pertama berangkat menggunakan pesawat komersil dipimpin oleh Lettu Laut (P) Daniel Andri Winanto yang bertugas sebagai pembuka jalur kontak dan administrasi awal bagi Satgas Kizi TNI dengan unsur personel staf United Nations yang saat ini telah berada di Bangui ibu kota CAR.
 
Selanjutnya, pemberangkatan perlengkapan, kendaraan dan peralatan Zeni dilakukan secara bertahap. Untuk Main Equipment seperti alat berat zeni, truck, kendaraan operasional dan juga kontainer berisi perlengkapan Satgas Kizi TNI telah diangkut dengan menggunakan jalur laut oleh kapal MV Copenhagen milik Scan Global Logistik, Denmark pada awal Juni lalu. Untuk personel berikutnya beserta beberapa kendaraan dan alat berat diangkut menggunakan pesawat Cargo Antonov dengan 2 kali penerbangan.
 
Saat ini personel yang sudah berada di Bangui, telah melakukan beberapa kegiatan seperti penyiapan camp, pembuatan ID Card, berkordinasi dengan staf  UN dan pasukan Infanteri dari Maroko yang juga telah berada di lokasi misi dibawah misi BINUCA (United Nations Integrated Peacebuilding Office in the Central African Republic) dan MISCA (Mission Internationale de Soutien a la Centrafrique sous conduit Africaine) beranggotakan negara Afrika dan Perancis.
 
Personel Konga XXXII-C/MINUSTAH yang telah berganti nama menjadi Konga XXXVI-A/MINUSCA tersebut juga telah memulai kegiatan seperti penyiapan lahan Log Base Minusca, Temporary Camp dan Inisial Camp yang nantinya akan digunakan pasukan dan staf PBB dalam jumlah besar.
 
Menurut Dansatgas Konga XXXVI-A/Minusca Letkol Czi Alfius Navirinda K, Misi Multidimensional di Bangui CAR dilakukan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan mengeluarkan Resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB pada 10 April 2014, dimana dengan suara bulat menyetujui untuk mengotorisasi hampir 12.000 pasukan penjaga perdamaian PBB yang kuat untuk Republik Afrika Tengah.
 
Kekuatan yang akan dilakukan dengan misi bernama MINUSCA, akan mengambil alih situasi dan kondisi pada 15 September 2014 dari Uni Afrika yang saat ini memimpin misi 6.000 personel. PBB  akan memiliki 10.000 tentara dan 1.800 Polisi saat misi dibuka pada 15 September 2014 nanti. Satgas Kizi TNI Konga XXXVI-A/MINUSCA adalah satu-satunya pasukan PBB pertama diluar Uni Eropa dan Uni Africa yang telah hadir di CAR untuk membawa nama bangsa dan negara Indonesia, guna ikut dalam menciptakan perdamaian di negara yang saat ini sedang bergejolak tersebut.
 
Authentikasi :
Perwira Penerangan Konga XXXVI-A/MINUSCA, Mayor Kav Eddy Wijaya

Pangdam: Babinsa Jangan Ragu Menjalankan Tugas Pembinaan Wilayah

altCIREBON (Haluan Rakyat) - Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Dedi Kusnadi Thamim menekankan agar para prajurit menjaga netralitas TNI serta berperan aktif  membantu aparat kepolisian mengamankan pelaksanaan Pemilu Presiden sesuai dengan kapasitas dan aturan yang berlaku, sehingg Pemilu Presiden dapat berjalan lancar, tertib, aman dan damai.

Penekanan tersebut disampaikan Pangdam saat memberikan pengarahan kepada personel Korem 063/Sunan Gunung Jati di Ballroom Hotel Aston Jalan Brigjen Dharsono By Pass Cirebon, Selasa (17/6/2014).

Pengarahan tersebut diikuti oleh  2.500 personel terdiri dari Prajurit, PNS serta para Babinsa jajaran Korem 063/Sunan Gunung Jati. Turut hadir pada kegiatan tersebut Danrem 063/SGJ Kolonel Arm Benny Effendy, S.IP, Irdam, Para Asisten Kasdam III/Siliwangi serta para Dandim dan pejabat di lingkungan Korem 063/SGJ.
Lebih lanjut diungkapkan Pangdam, isu berita yang dimuat di media masa belakangan ini  tentang adanya prajurit  yang melanggar ketentuan Netralitas TNI yang dilakukan salah seorang Babinsa di Kodam III/Siliwangi adalah berita yang tidak benar. Setelah dicek dilapangan menurut Pangdam isu tersebut  ternyata itu tidak terjadi.

Tugas pokok Babinsa menurut Pangdam salah satunya adalah menghimpun data potensi wilayah dan memantau kondisi wilayah untuk kepentingan pertahanan Negara, dan tugas itu dilindungi oleh Undang-undang. “Jangan ragu untuk melaksanakan tugas pembinaan wilayah, serta tidak ragu  berada bersama-sama rakyat, karena wilayah tugas kalian memang berada di tengah-tengah rakyat,” tekan Pangdam.

Pangdam menegaskan komitmen netralitas TNI dalam Pemilu tidak bisa ditawar-tawar lagi.Komitmen ini wajib dipedomani dan dilaksanakan oleh seluruh prajurit. Setiap kegiatan pembinaan wilayah yang dilakukan perlu dikomunikasikan kepada semua pihak dan juga media masa agar diketahui secara luas oleh masyarakat guna menghindari terjadi salah tafsir atau dipolitisir oleh pihak tertentu terkait dengan netralitas TNI.

Kepada seluruh Prajurit dan PNS  jajaran Korem 063/SGJ, Pangdam memerintahkan untuk  agar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga situasi yang kondusif bagi suksesnya Pemilu serta mendorong masyarakat untuk  tidak golput. ”Sampaikan bahwa satu suara akan sangat menentukan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara pada lima tahun ke depan,” tutur Pangdam.

Pangdam juga mengharapkan agar slogan “Damai Dalam Pemilu Itu Indah” terus disosialisasikan, sehingga pelaksanaan Pemilu Presiden dalam berbagai tahapannya bisa berjalan aman dan damai.

Sementara bagi PNS dan keluarga prajurit, Pangdam mengharapkan agar hak pilih yang dimilikinya dipergunakan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan hati nurani masing-masing dalam memilih pemimpin yang benar-benar memiliki komitmen untuk kemajuan  bangsa dan negara (Penrem 063/SGJ-Pendam III/Slw)

Wakil KSAD Buka Rabiniscab TNI AD T.A 2014

altCIMAHI, (Haluan Rakyat) -  Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat Letjen M. Munir membuka Rapat Pembinaan Teknis Kecabangan (Rabinniscab) TNI AD tahun 2014 di aula Mapussenarhanud Kodiklat TNI AD Jln. Sriwijaya Kota Cimahi, Senin (16/6/2014).

Kegiatan Rabiniscab diikuti 820 peserta dari 21 kecabangan di jajaran TNI AD. Kegiatan berlangsung selama 5 hari dengan berbagai materi, juga diisi pameran alulsista seperti kendaraan tank jenis retrofit, komodo, panser, serta sistem komunikasi canggih.

Sasaran yang ingin diraih dalam Rabiniscab yaitu meningkatnya kemampuan penerapan kepemimpinan lapangan, meningkatnya kemampuan dan keterampilan teknis kecabangan, dan meningkatnya profesionalisme prajurit, serta meningkatnya moral prajurit.

"Dalam kerangka Pembinaan Satuan, faktor kepemimpinan, moralitas dan etika para Komandan Satuan menjadi sangat penting. Sebagai perwira, tidak hanya dituntut sekedar dapat melaksanakan tugas, namun lebih dari itu harus mampu berbuat dengan dilandasi moralitas yang baik, serta mengembangkan daya inovasi, kreativitas, dan kepekaan terhadap setiap perkembangan lingkungan sehingga tidak mudah larut dalam tindakan negatif yang dapat merugikan satuan dan citra TNI AD," ujarnya.

Menurut Munir, dari program kerja yang disusun setiap tahun para perwira harus mempersiapkan implementasinya. "Pertambahan alutsista membuat TNI AD harus segera redesain ulang organisasi. Termasuk, persiapan perawatan dan SDM untuk alutsista," tuturnya.

Dengan dukungan alutsista yang canggih dan modern, diharapkan TNI AD mampu melaksanakan tugas pokok dan fungsinya secara profesional. "Semakin modern alutsistanya, maka NKRI bisa terjaga. Terutama, semakin dekat dengan rakyat karena TNI AD kuat karena rakyat," katanya.(HR.003).

Prajurit TNI Tidak Boleh Bermain-Main di Area Politik Praktis

altJAKARTA (Haluan Rakyat) - Prajurit TNI tidak boleh bermain-main di area politik praktis yang berdasar loyalitas atau kesetiaan maupun hubungan emosional masa lalu, TNI harus menjadi pengawal jalannya demokrasi di Indonesia. Demikian disampaikan Asrenum Panglima TNI Mayjen TNI Muktiyanto selaku Inspektur Upacara (Irup) pada upacara bendera tujuh belasan di Mabes TNI Cilangkap Jakarta, Senin (17/6/2014).

Lebih lanjut Asrenum Panglima TNI menegaskan bahwa situasi aktual nasional yang sedang dihadapi bangsa Indonesia khususnya saat ini menjelang pemilihan Presiden yang tinggal hitungan beberapa hari lagi. Berkaitan dengan hal tersebut, Panglima TNI dalam berbagai kesempatan telah menekankan tentang netralitas TNI. Di tengah konstelasi politik yang semakin meningkat, TNI tidak boleh terpengaruh kepada bujukan atau rayuan atas dasar loyalitas dan kesetiaan masa lalu, iming-iming uang dan adanya kedekatan emosional.

Dalam kondisi situasi politik yang diwarnai saling curiga, saling menarik perhatian dan intrik politik, prajurit TNI harus tetap netral, bertugas secara profesional tidak terpancing oleh isu-isu yang sedang berkembang. Namun bukan berarti TNI apatis, tidak mau tahu terhadap perkembangan situasi politik yang terjadi. “Cermati, ikuti trend perkembangan yang terjadi, agar kita mampu menyikapi dan tidak terdadak terhadap apapun situasi yang akan terjadi”, tegas Asrenum Panglima TNI.

Usai Upacara, seluruh prajurit dan PNS Mabes TNI mengikuti  peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1435 H di GOR A. Yani Mabes TNI dengan penceramah K.H .Asep Mubarok yang bertema “Jadikanlah peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW untuk meningkatkan kebersamaan dengan rakyat dalam rangka menjaga kedaulatan NKRI”.

Dalam ceramahnya K.H. Asep Mubarok antara lain menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW bagi umat Islam adalah menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah kepada Allah SWT, karena dengan kejadian yang diperingati ini tidak hanya Isranya saja tetapi juga mengingat Mi’rajnya (Isra berarti jalan dan Mi’raj berarti naik). Untuk itu harus dapat mengambil hikmahnya berarti jangan jalan di tempat, tetapi harus maju jalan, harus mampu meningkatkan kualitas ibadah.

Dalam kesempatan tersebut, penceramah mengajak seluruh hadirin yang hadir untuk melakukan hijrah dengan melakukan ibadah seperti tadarus Al-Qur’an. Bila sebelum peringatan ini tidak pernah tadarus Al-Qur’an diharapkan setelah peringatan ini dapat mencoba untuk mengisi rumah dengan suara-suara toyibah sehingga datang keberkahan dari Allah SWT, seperti sabda Rasulullah yang artinya “Kasih cahaya rumahmu supaya malaikat hadir untuk memberi rahmat, dengan cara membaca Alqur’an, menegakkan sholat sunnah di tengah malam”.

 Autentikasi : Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bernardus Robert HP. 0812 3783 1987

 

BEB 2014 Taruna Taruni Akademi TNI dan Polri Ditutup

altSEMARANG (Haluan Rakyat) - Bhineka Eka Bakti (BEB) tahun 2014 taruna  taruni Akademi TNI dan Polri secara resmi ditutup oleh Direktur Pendidikan Akademi TNI Brigjen TNI Gustaf Heru Prayitno, mewakili Danjen Akademi TNI Marsda TNI Bambang Samoedro, S.SOS., M.M. bertempat lapangan Bhayangkara Akademi Kepolisian  di Semarang Selasa (17/6/2014). Turut  hadir dalam upacara tersebut Wagub Akpol Brigjen Pol Srijono, para Pejabat Akademi TNI dan Akpol serta para pengasuh Taruna Akademi TNI dan Akpol.

Dalam sambutanya Danjen Akademi TNI yang dibacakan Direktur Pendidikan Akademi TNI mengatakan BEB sebagai program pendidikan intergratif atau pengenalan tempat pendidikan TNI maupun Polri, tujuan kegiatan Latihan Bhineka Eka Bhakti di AAU ini yaitu untuk mengenalkan Matra Udara khususnya Kampus Akademi Angkatan Udara. Selain itu, peserta pelatihan dapat menambah wawasan dan semangat integrasi, dapat menjalin kerjasama, kekompakan, dan kebersamaan antar Taruna dalam memasuki pendidikan selanjutnya.

Pada kesempatan yang sama  juga disampaikan  bahwa diera millennium ini, hakikat ancaman tidak lagi beroreantasi pada perang konvensional  atau perang simetris, tetapi justru yang lebih membahayakan adalah perang asimetris yang dapat mengancam sendi kehidupan yang apabila tidak ditangani akan menjadi  bom waktu yang sewaktu-waktu akan meledak dimana dan kapan saja.

“Prajurit TNI dan Polri harus senantiasa manunggal dengan rakyat merupakan keniscayaan yang tidak bisa ditawar lagi, karena harus disadari bahwa kemanunggalan dengan rakyat merupakan nyawa bagi keberlangsungan hidup TNI, Polri, Negara dan Bangsa Indonesia” kata Danjen Akademi TNI.

Mengakhiri amanatnya Danjen Akademi mengucapkan terimakasih kepada seluruh  perwira, bintara , Tamtama dan para pengasuh , pelatih dari Akademi TNI dan Akpol yang telah bekerja keras menyiapkan taruna dengan penuh dedikasi dan semangat yang tinggi, sehingga rangkaian kegiatan latihan dapat berjalan dengan aman sesuai program yang telah ditetapkan.

BEB dilaksanakan selama 10 hari yang di ikuti 751 Taruna Tingkat I tersebut terdiri dari:  373 dari Taruna TNI,  38 Taruni TNI, 304 Taruna dari akpol Akademi TNI dan Akpol Tk. I yang tergabung dalam kegiatan Bhinneka Eka Bhakti Tahun 2013/2014, yang telah berkunjung ke AAU, Lanud Adisutjipto, Group 2 Kopassus Kandang Menjangan Kartosura, Lanud Abdurracman Saleh Malang, AAL Surabaya, Bumi Marinir Karang Pilang dan berakhir di Akpol Semarang.

Autentikasi : Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bernardus Robert HP. 0812 3783 1987

 

Korem 062/Tn Gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-Langit

GARUT (Haluan Rakyat) - Danrem 062/Tarumanagara Kolonel Inf Besar Harto Karyawan S.H,  membuka acara bhakti sosial operasi gratis bibir sumbing dan langit-langit dalam rangka HUT ke-68 Kodam III/Siliwangi pada hari sabtu (14/06/14) bertempat di lapangan upacara Denkesyah Garut Jl Bratayudha No 65 Garut.

Hadir pada acara tersebut Kasrem 062/Tn, para Kasi, Dan/Kasatbalak Jajaran Korem 062/Tn, yang mewakili Bupati dan Unsur Muspida Kabupaten Garut, Ketua DPRD Garut,Ketua Perhutani Garut, Ketua yayasan Permata Sari Semarang, Kapolres Garut, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcabrem 062 PD III/Siliwangi beserta pengurus.

Dalam amanatnya Danrem 062/Tn Kolonel Inf Besar Harto Karyawan S.H menyampaikan bahwa acara Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing dan Langit-langit yang kita laksanakan hari ini di RS.Guntur Korem 062/Tn, merupakan suatu wujud kepedulian Kodam III/Siliwangi yang bersinergi dengan Yayasan Permata Sari Indonesia dalam rangka membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu dalam hal kesehatan, sekaligus merupakan rangkaian HUT ke-68 Kodam III/Slw yang jatuh pada tanggal 20 Mei 2014 yang lalu, hal ini selaras dengan ketentuan yang diamanatkan oleh UU TNI No. 34 Tahun 2004 Pasal 7 Ayat 2 Point B, tentang tugas Operasi Militer Selain Perang,  khususnya dalam membantu tugas-tugas Pemerintah Daerah, untuk terus diprogramkan sebagai wujud kebersamaan dan kepedulian kita dalam membantu meringankan beban masyarakat, terlebih lagi dalam situasi dan kondisi ekonomi dewasa ini yang kurang menguntungkan akibat krisis ekonomi, maka kepedulian sosial dari berbagai pihak yang mampu baik perorangan, kelompok, organisasi maupun yayasan  perlu ditumbuhkan untuk senantiasa peduli terhadap sesama yang membutuhkan tanpa memandang suku, agama, ras dan antar golongan.

Melalui kegiatan bakti sosial ini, kemanunggalan antara TNI dan rakyat semakin kokoh, karena dengan kokohnya kemanunggalan TNI dan rakyat menjadi modal dasar bagi TNI dalam menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI serta melindungi segenap bangsa dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara, melalui kegiatan bakti sosial ini tidak saja mampu menjadi wahana menumbuhkan kepedulian dan mempererat tali silaturrahmi di antara kita, tetapi juga perwujudan adanya kebersamaan, persatuan dan kesatuan di antara kita, untuk terus berlomba-lomba dalam kebaikan dengan mengedepankan semangat silih asih, silih asah dan silih asuh serta senantiasa meningkatkan amal kebajikan agar kita termasuk orang-orang yang beruntung.(Penrem 062/Tn/Pendam III/Slw)
 


 

Redaksi

Book Review


Kantor Redaksi:

Jalan Daeng Mohammad Ardiwinata No. 101 Kota Cimahi 40513
email: red.haluanrakyat@gmail.com, red_haluanrakyat@yahoo.com