Sat11292014

Last update01:00:21 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
  • ASPIRASI ANDA

  • BMG: Cuaca Hari Ini

08128383XXX-Saya mengharapkan figur pemimpin yang arif dan bukan koruptor

08785643XXX-
walikota cimahi harus peduli kami kaum pedagang kaki lima

02292456XXX-
Seandainya saya jadi walikota Cimahi: "Saya akan bangun Cimahi Trade Center"

08562233XXX-
CALON WALIKOTA/WAKIL WALIKOTA CIMAHI DARI JALUR INDIPENDEN, ADAKAH?

08524445XXX-
Kalo Calon walikotanya perempuan, ekeuh mau dyooong jd wakilnya hehehe

02291533XXX
-jujur, religius, cerdas dan peduli rakyat, bagi saya itu sudah cukup!

08132144XXX-
sebagai pelajar...kami berharap calon walikota cimahi nanti banyak memberi beasiswa kepada teman-teman yg kurang mampu

08212336XXX-
saya mah teu paduli saha calon na, nu penting mah proyek na...wkwkwk

08132234XXX
Semoga Calon Wali Kota Cimahi tidak hanya mengobral janji

08579304XXX
Wali Kota Cimahi Harus peduli rakyat miskin

081220698XXX
Wali kita Cimahi mah kudu daek turun ka masyarakat tong rek pilkada wungkul

02292214XXX
Rakyat mah gak peduli siapa jadi wali kota yang penting dapur ngebul, bisa sekolahkan anak, biaya rumah sakit murah..

02275043XXX
Nupenting mah upami tos janten, tong hilap ka masyarakat Cimahi.

6281809295XXX Kumaha alusna we ach... pemimpin saha2 ge. . rieeuuut. . .

082119693xxx
Jangan ada mobilisasi PNS .....

082130549xxx
Politik Boleh Panas Tapi Hati Tetap Dingin.

087822560XXX
Saur Pribados mah, calon walikota/wakil walikota Cimahi teh mangga nyanggakeun ka masyarakat namung kedah anu soleh, moal aya nu korupsi geura. leres henteu ?

081221561XXX Wali Kota Cimahi yg akan dtg harus bisa membatasi mini martket yg menjamur spy tak mematikan pedagang kecil


08172126xxx Jelang Pilkada di Cimahi Politis Jngn bikin pusing rakyat

081322345xxx Nu penting mah nu nyaah ka rkyt bari lain koruptor...

081824009xxx
Mangga we nyanggakeun kanu dibendo, tapi kade sing sarolehnya . . .supados aman, tengtrem, sareng sejahtera ka rakyat, tingali tuh masih keneh seueur rahayat nu miskin. tah kitu juragan . . .

08782256XXX Yang jelas harus memperhatikan rakyat kecil, tengoklah ke masyarakat, skr ini msh banyak masyarakat Cimahi yang menganggur.

6285295888xxx cimahi harus dipimpin oleh orang yg hapal situasi kota cimahi siap untuk memajukan cimahi dan berani mengambil keputusan tanpa intervensi politik jujur tidak ber KKN ria bersedia ungkap kekayaan pribadi peduli masysrakat miskin mengutamakan kepentinganmasyarakat diatas kepentingan pribadi atau golomgan

085322346xxx

Pilkada mah benten sareng Pil KB....upami pil KB mah poho terus jadi...ari pilkada mah tos jadi sok poho..hehehe

085224451xxx Kami hanya memohon kepada Walikota agar apa yang dihasilkan pada Musrenbang direalisasikan, hal ini saya sampaikan karena pengalaman yang sudah2, hasil musrenbang jarang direalisasikan oleh pemkot, trm kasih




BMG Update : Bandung : Hujan Ringan (suhu 20°-31°Celcius, kelembapan 62%-97%) | Medan : Hujan Ringan (suhu 23°-32°Celcius, kelembapan 60%-95%) | Pekanbaru : Hujan Ringan (suhu 22°-33°Celcius, kelembapan 58%-98%) | Batam : Hujan Ringan (suhu 25°-31°Celcius, kelembapan 65%-97%) | Padang : Berawan (suhu 21°-30°Celcius, kelembapan 66%-94%) | Jambi : Hujan Ringan (suhu 24°-32°Celcius, kelembapan 67%-97%) | Palembang : Hujan Ringan (suhu 24°-33°Celcius, kelembapan 60%-97%) | Pangkal Pinang : Hujan Ringan (suhu 24°-31°Celcius, kelembapan 59%-95%) | Bengkulu : Berawan (suhu 23°-32°Celcius, kelembapan 65%-97%) | Bandar Lampung : Berawan (suhu 23°-33°Celcius, kelembapan 55%-94%) | Pontianak : Hujan Sedang (suhu 23°-33°Celcius, kelembapan 61%-98%) | Samarinda : Hujan Ringan (suhu 25°-33°Celcius, kelembapan 65%-95%) | Palangkaraya : Hujan Sedang (suhu 25°-29°Celcius, kelembapan 70%-98%) | Banjarmasin : Hujan Ringan (suhu 24°-34°Celcius, kelembapan 58%-96%) | Manado : Hujan Ringan (suhu 22°-32°Celcius, kelembapan 60%-97%) | Gorontalo : Hujan Ringan (suhu 25°-34°Celcius, kelembapan 58%-97%) | Palu : Hujan Ringan (suhu 23°-33°Celcius, kelembapan 62%-95%) | Kendari : Cerah Berawan (suhu 24°-34°Celcius, kelembapan 52%-94%) | Makassar : Hujan Ringan (suhu 25°-33°Celcius, kelembapan 69%-95%) | Majene : Hujan Ringan (suhu 26°-33°Celcius, kelembapan 62%-90%) | Ternate : Berawan (suhu 24°-32°Celcius, kelembapan 63%-94%) | Ambon : Berawan (suhu 24°-32°Celcius, kelembapan 63%-92%) | Jayapura : Berawan (suhu 23°-32°Celcius, kelembapan 60%-98%) | Sorong : Hujan Ringan (suhu 24°-32°Celcius, kelembapan 75%-98%) | Biak : Cerah Berawan (suhu 22°-31°Celcius, kelembapan 72%-96%) | Manokwari : Hujan Sedang (suhu 25°-33°Celcius, kelembapan 61%-98%) | Merauke : Berawan (suhu 22°-31°Celcius, kelembapan 60%-97%) | Kupang : Hujan Ringan (suhu 24°-33°Celcius, kelembapan 66%-95%) | Sumbawa Besar : Hujan Ringan (suhu 25°-35°Celcius, kelembapan 48%-94%) | Mataram : Hujan Ringan (suhu 24°-33°Celcius, kelembapan 48%-93%) | Denpasar : Hujan Ringan (suhu 25°-32°Celcius, kelembapan 66%-93%) | Jakarta : Hujan Ringan (suhu 23°-33°Celcius, kelembapan 60%-92%) | Serang : Hujan Ringan (suhu 23°-32°Celcius, kelembapan 60%-96%) | Banda Aceh : Hujan Ringan (suhu 21°-31°Celcius, kelembapan 66%-95%) | Semarang : Hujan Ringan (suhu 24°-34°Celcius, kelembapan 60%-92%) | Yogyakarta : Hujan Ringan (suhu 23°-31°Celcius, kelembapan 65%-97%) | Surabaya : Hujan Ringan (suhu 24°-34°Celcius, kelembapan 54%-92%)
Back Opini

TNI/POLRI

Sosialisasi Slip Tilang

altJAKARTA (Haluan Rakyat) - Mengenai slip tilang berwarna biru, agar diketahui dalam Surat Keputusan Kapolri No Pol: SKEP/443/IV/1998, tanggal 17 April 1998 penggunaan blanko biru bisa dilakukan.

Jenis blanko Lembar Tilang yang berlaku:
1 . Warna merah : Untuk Pelanggar apabila pelanggar ingin mengikut sidang di Pengadilan Negeri.
2 . Warna biru : Untuk Pelanggar apabila pelanggar ingin membayar denda tilang melalui Bank yang telah ditunjuk.
3 . Warna kuning : Arsip Kepolisian
4 . Warna putih : Arsip Kejaksaan
5 . Warna hijau : Arsip Pengadilan

Jika Pelanggar meminta blanko tilang berwarna biru maka pelanggar tidak perlu lagi mengikuti sidang di Pengadilan, bisa membayar langsung di Bank BRI. Namun slip tilang berwarna Biru ini dikenai denda sesuai dengan Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas & Angkutan Jalan.
Contoh :
- Tidak memiliki SIM. Mengemudikan kendaraan bermotor di jalan, tidak memiliki Surat Izin Mengemudi Pasal 281 jo Pasal 77 ayat (1) Denda : Rp 1.000.000
Keterangan: Dengan blanko tilang warna biru melanggar pasal ini, Pelanggar diwajibkan untuk membayar denda yaitu Rp 1.000.000 dan disetorkan ke Bank BRI yang telah ditentukan.

Hal ini berbeda jika pelanggar ditilang menggunakan Blanko warna merah, karena denda untuk blanko tilang warna merah ditentukan berdasarkan Keputusan Hakim di Pengadilan Negeri yang ditunjuk.

Dengan penjelasan ini memungkinkan pelanggar lalu lintas yang ditilang Petugas Polri dapat meminta kepada Petugas dilapangan untuk ditilang dengan menggunakan blanko warna biru atau bisa juga blanko warna merah.

Silakan dilaporkan ke Propam Polda Metro Jaya Telp 021-5234469 apabila ada Petugas dilapangan tidak memberikan surat tilang dalam penindakan pelanggaran lalu lintas. Sekaligus nama Petugas, pangkat, lokasi dan kronologis kejadian. (TMC Polda Metro Jaya)

Catatan:
- Undang Undang Negara Republik Indonesia No. 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan: http://tmcpoldametro.posterous.com/undang-undang-negara-republik-indonesia-no22
- Bank BRI Yang Ditunjuk Untuk Melayani Pembayaran Denda Tilang Biru: http://www.facebook.com/note.php?note_id=10150704541721647
- Laporkan ke Bid Propam Polda Metro 021-5234469 nama petugas & detailnya apabila dalam penindakan pelanggaran lalu lintas tidak memberikan surat tilang. (Humas Mabes Polri).

Dalam Sepekan TNI Tangkap Lima Kapal Asing

altJAKARTA (Haluan Rakyat) - Dalam waktu sepekan, Kapal Republik Indonesia (KRI) TNI AL berhasil menangkap lima buah kapal asing yaitu KM Sudita 11, KM Cahaya Baru, dan tiga buah kapal asing yang diawaki warga negera Vietnam yaitu KG 90433 TS. ATS 006, KG 94366 TS. ATS 005 dan KG 94266 TS. ATS 012 yang melakukan pelanggaran di wilayah Perairan Yurisdiksi Nasional Indonesia.

Salah satu kapal asing yaitu  kapal ikan KM Sudita 11 yang ditangkap pada tanggal 3 November 2014 oleh KRI Lemadang-632 yang merupakan salah satu unsur KRI jajaran Satuan Kapal Cepat Komando Armada RI Kawasan Barat (Satkat Koarmabar) sesaat setelah terdeteksi di radar  KRI Lemadang-632 pada posisi 02 09 53 U – 107 11 33 T. Saat itu, KM Sudita 11 melakukan kegiatan penangkapan ikan secara ilegal dan melakukan pelanggaran dokumen kapal.

KM Sudita 11 adalah jenis kapal penangkap ikan berbendera Indonesia berbobot 100 GT, yang dinahkodai seorang warga Negara Thailand bernama Somphong Miyaem beserta 12 Anak Buah Kapal (ABK) terdiri dari tujuh orang warga NegaraThailand dan lima orang WNI. Pada saat dilakukan pemeriksaan sementara, kapal ikan tersebut melakukan pelanggaran dokumen kapal diantaranya; Buku Sijil tidak diisi/kosong, jumlah ABK tidak sesuai dengan Crew List (jumlah di Crew List 10 orang), Buku-buku Pelaut tidak lengkap, Buku Kesehatan kosong, Sertifikat Radio tidak ada dan daerah penangkapan tidak sesuai dengan Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) yang seharusnya melakukan penangkapan di Laut China Selatan serta ukuran mata jaring tidak sesuai dengan yang ada di SIPI (di SIPI 5 Cm namun kenyataannya menggunakan jaring 2 Cm).

 Sementara itu, pada tanggal 31 Oktober 2014, KRI Sanca-815 juga berhasil menangkap kapal KM Cahaya Baru yang diduga melakukan pelanggaran pelayaran di wilayah Perairan Indonesia.  Kejadian tersebut bermula ketika KRI Sanca-815 sedang melaksanakan patroli rutin di sekitar Selat Singapura mendeteksi secara visual adanya pergerakan  kapal tanpa lampu navigasi pada posisi 01 13 06 U – 104 03 40 T. Selanjutnya KRI Sanca–815 melakukan  proses Pengejaran, Penangkapan dan Penyelidikan (Jarkaplid) terhadap kapal tersebut. 

Dari proses penyidikan yang dilakukan KRI Sanca-815, selain berlayar tanpa lampu navigasi ditemukan juga pelanggaran berupa Manivest berbeda dengan jumlah muatan yang tercantum pada Port Clearance. Kapal ikan ini termasuk jenis kapal kargo kayu berbobot 17 GT berbendera Indonesia yang dinahkodai Hasan dan tujuh orang Anak Buah Kapal (ABK). Saat penangkapan KM. Cahaya Baru yang berlayar dari Pasir Gudang, Johor, Malaysia dengan tujuan Batam, diketahui bermuatan berupa buah-buahan segar antara lain duku, pepaya, jambu dan nangka seberat 30,3 Ton.

Pada hari yang sama, KRI Imam Bonjol - 383 dibawah binaan Satuan Kapal Eskorta Koarmabar, berhasil menangkap tiga kapal ikan yaitu KG 90433 TS. ATS 006, KG 94366 TS. ATS 005 dan KG 94266 TS. ATS 012, dengan ABK berkewarganegaraan Vietnam di perairan Natuna.  Ketika tertangkap tangan, ketiga kapal Asing tersebut tengah melaksanakan penangkapan ikan secara ilegal di perairan Natuna namun berhasil terdeteksi oleh radar Sperry Marine KRI Imam Bonjol-383. Ketiga kapal tersebut berhasil dihentikan pada posisi 03° 23’ 55” LU dan 105° 44’ 42” BT. Ketiga kapal ikan asing tersebut selanjutnya diperintahkan untuk merapat ke lambung kiri KRI Imam Bonjol–383 untuk proses pemeriksaan dan penggeledahan.Dari hasil proses pemeriksaan diketahui bahwa ketiga kapal tersebut tidak dapat menunjukkan kelengkapan surat-suratnya.

Kelima kapal yang tertangkap melakukan pelanggaran wilayah perairan Indonesia, yang melakukan pelanggaran dan tidak dilengkapi dokumen yang sah tersebut, selanjutnya dikawal menuju Pangkalan TNI AL terdekat guna proses pemeriksaan lebih lanjut.

Authentikasi : Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bernadus Robert

Waasops Panglima TNI Tutup Latihan Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-I/UNIFIL

altBOGOR (Haluan Rakyat) - Wakil Asisten Operasi (Waasops) Panglima TNI Laksma TNI Darwanto menutup Latihan Penyiapan Satuan Tugas Batalyon Mekanis (Satgas Yonmek) TNI Kontingen Garuda XXIII-I/UNIFIL Lebanon di Lapangan Canti Dharma PMPP TNI, Sentul Bogor, Selasa (4/11/2014).

Asops Panglima TNI Mayjen TNI Indra Hidayat dalam amanatnya yang dibacakan Waasops Panglima TNI Laksma TNI Darwanto mengatakan, Satgas Yonmek mempunyai tugas pokok sebagai pasukan perdamaian khususnya di wilayah Lebanon dan mengemban tugas misi sebagai Duta Bangsa Indonesia dan Duta TNI.  Untuk itu, guna menunjang keberhasilan tugas, anggota Satgas dibekali materi latihan diantaranya Core Pre-Deployment Training Materials (CPTM) standar PBB, juga ditambah dengan beberapa materi teknis dan aplikasi di lapangan yang dirancang khusus untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas di daerah operasi.

Disamping itu satgas ini dibekali dengan latihan untuk mensosialisasi kebudayaan Indonesia di tempat penugasan luar negeri yaitu latihan tarian dari Purworejo “DO LA LA”, dari Magelang “Topeng Ireng”, dari Jateng “Jaranan”, dari Betawi “Pencak Silat”, dari Subang ‘Sisingaan”, dari Ponorogo “Reog”, dari  Jabar “Jaipong”,  dari Ambon “Gababa” dan tarian dari Papua.

Meskipun latihan ini berlangsung selama 1 bulan berawal tanggal 6 Oktober 2014 dan telah berakhir 4 November 2014 di Pusat Latihan PMPP TNI Sentul Bogor,  Asops Panglima TNI mengharapkan kepada 850 personel Satgas bahwa proses belajar secara mandiri tetap harus dilaksanakan  dan menggunakan waktu yang efektif untuk tetap menjaga kesehatan dan kebugaran fisik serta jangan sampai melanggar peraturan yang berlaku baik peraturan TNI maupun peraturan Internasional yang dikeluarkan oleh PBB.

Asops Panglima TNI menekankan kepada peserta Satgas untuk mempedomani lima penekanan yaitu : Pertama, tingkatkan Iman dan Taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa sehingga senantiasa dalam Lindungan-Nya. Kedua, laksanakan setiap tugas dengan berpedoman kepada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI serta hormati Hak Azasi Manusia.

Ketiga, pelajari dan pahami karakterisitik daerah operasi sehingga dapat mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi sesuai dengan Standard Operations Procedure (SOP) dan Rule of Engagement (ROE) yang berlaku didaerah penugasan. Keempat, tingkatkan jasmani, kemampuan berbahasa Inggris dan berbahasa Arab serta kemampuan menggunakan teknologi informasi. Dan penekanan kelima, perhatikan faktor keamanan dan keselamatan baik personel dan meteriil dimanapun berada.

Kontingen Satgas yang akan bertugas di Lebanon selama satu tahun berangkat tanggal 10 Desember 2014 dan akan berakhir 10 Desember 2015  dipimpin oleh Mayor Inf Andreas (Danyon Infanteri Raiders 412 Purworejo).  Berjumlah 850  personel TNI (840 pria dan 10 Wanita TNI) terdiri 315 dari Batalyon Infanteri 412 Purworejo sebagai Batalyon Main Body dan 535 dari Batalyon gabungan TNI AD, AL dan AU.

Turut hadir : Waasops Kasad Brigjen TNI G. E. Supit, Dirlat Kodiklat TNI Brigjen TNI Surawahadi, dan Komandan PMPP TNI Brigjen TNI A.M. Putranto serta beberapa pejabat undangan. 

Authentikasi : Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bernardus Robert

Jabatan Danrem 061/Suryakancana Diserahterimakan

altBOGOR (Haluan Rakyat) - Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Dedi Kusnadi Thamim memimpin acara Serah Terima Jabatan Komadan Korem (Danrem) 061/Suryakancana  dari Brigjen TNI Eko Margiyono, M.A kepada Kolonel Inf Fulad, S.Sos, M.Si. di lapangan  upacara Yonif 315/Garuda Jln. Mayjen Ishak Djuarsa Gunung Batu Bogor, Selasa (4/11/2014).

Menurut Pangdam sebagai wilayah penyangga ibu kota, harus disadari korem 061/Surya Kancana mempunyai dinamika dan permasalahan yang lebih kompleks. Menyikapi keadaan tersebut, harus disiap-kan kesiapsiagaan satuan dan langkah-langkah  antisipasi yang didukung oleh pemberdayaan wilayah pertahanan, sehingga menjadi suatu kekuatan yang dapat diandalkan

Pemberdayaan wilayah untuk mengatasi berbagai bentuk ancaman dan permasalahan yang mungkin terjadi, menurut Dedi Kusnadi memerlukan kemam-puan manajerial dan komunikasi yang baik dari setiap pimpinan di daerah, karena berkaitan dengan kesiapan alam, penduduk dan seluruh potensi yang ada di wilayahnya, termasuk bersinergi dengan pemerintah daerah, instansi-instansi dan komponen bangsa lainnya.

Hal tersebut lanjut Pangdam sejalan dengan tuntutan tugas TNI sebagai institusi pertahanan negara, yang dari hari ke hari akan senantiasa dihadapkan kepada tantangan tugas yang tidak semakin ringan. Perkembangan lingkungan strategis yang bergerak dan berkembang demikian pesat dan cepat, menuntut peran kepemimpinan dan kualitas intelektualitas para pengemban amanah jabatan, untuk dapat berpikir dan bertindak cerdas, berwawasan luas dan bersikap bijaksana.

Pada akhir amanatnya Pangdam III/Slw mengucapkan terimakasih kepada unsur pemerintah daerah Kota/Kabupaten Bogor, Sukabumi, Cianjur, para Tokoh masyarakat dan rakyat di wilayah tersebut, karena keberhasilan dan kebesaran nama korem 061/ Surya Kancana adalah karena dukungan dari seluruh rakyat di wilayah ini.

Hadir pada kesempatan itu, Para Danrem, Irdam, para Asisten, Kabalak Jajaran Kodam III/Siliwangi Serta Ketua Persit KCK PD III/Siliwangi beserta pengurus. (Pendam III/Siliwangi)

Panglima TNI bersama 25 Panglima AB Asia Pasifik ikuti CHOD di Brunei

altBRUNEI DARUSALAM (Haluan Rakyat) - Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko bersama dengan 26 Panglima Angkatan Bersenjata Asia-Pasifik mengikuti Konferensi Panglima Angkatan Bersenjata (Chief of Defense (CHOD) Conference, di Indera Samudra Grand Hall 1, Brunei Darusalam, Selasa (4/11/2014).
 
Konferensi Panglima AB Asia Pasifik merupakan pertemuan tahunan yang berlangsung dari tanggal 3 sd 6 November 2014, yang bertujuan untuk mendiskusikan permasalahan aktual keamanan kawasan dan mencari penyelesaian terhadap beberapa issu global. Disamping itu, CHOD Conference sebagai bagian dari kerjasama pada tingkat pimpinan senior untuk meningkatkan saling pengertian dalam hubungan military to military di kawasan Asia-Pasifik guna mendapatkan kesamaan persepsi dalam menciptakan stabilitas keamanan di kawasan tersebut.
 
Konferensi ini juga bermanfaat dalam rangka lebih mengakrabkan hubungan antar Panglima AB se Asia-Pasifik, sehingga mempermudah koordinasi dalam menghadapi permasalahan yang mungkin terjadi di kawasan tersebut.
 
Konferensi tahun ini diikuti oleh 26 Panglima Angkatan Bersenjata diantaranya Australia, Amerika Serikat, Brunei Darussalam, Inggris, Indonesia, Jepang, Malaysia,  Perancis, dan Tiongkok.   Tema CHOD tahun ini yaitu: “Multilaterism: Practical Coorporation Towards Shared Responsibilities”. Konferensi yang berlangsung sampai tanggal 6 mengikut sertakan beberapa pakar internasional sebagai pembicara, yaitu Prof. Yoshihide Soeya, Prof. Jia Qingguo,  Dr. Edward Luttwak dan Prof. Andrew O’Neil.
 
Pada acara ini, para Panglima Angkatan Bersenjata se-Asia-Pasifik bertemu dalam beberapa forum, antara lain pertemuan bilateral, multilateral, plenary sessions dan kunjungan kehormatan kepada Putra Mahkota Pangeran Brunei Darussalam  Al-Muhtadee Billah. Panglima TNI menyatakan keikutsertaan ke CHOD tahun ini untuk bertemu dengan para counterpart dan membicarakan beberapa isu penting di kawasan Asia Pasifik.
 
Authentikasi : Kapuspen TNI, Mayjen TNI M. Fuad Basya
 

Penutupan Pendidikan Reguler LII oleh Wakasad

altBANDUNG (Haluan Rakyat) -  Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad  Munir memimpin Upacara Penutupan Pendidikan Reguler LII Seskoad  Tahun Ajaran 2014 di Sekolah Staf  dan Komando Angkatan Darat.   Jalan Gatot Subroto Bandung, Senin (3/11/2014).,

Dari  297 perwira siswa   tersebut berhasil  menempuh pendidikan  selama  43 minggu.  Terdapat 8 orang perwira dari mancanegara,  Kedelapan perwira siswa tersebut berasal dari Amerika Serikat, Australia (2 orang), Malaysia, Pakistan, Philipina, Singapura, dan Thailand. Selain Australia, negara sahabat itu mengirimkan perwakilannya sebanyak 1 perwiranya untuk mengikuti pendidikan di Seskoad TNI.

Dalam upacara penutupan pendidikan itu, perwira siswa  diberikan penghargaan berupa Piagam Virajati kepada para alumnus Dikreg LII Seskoad  yang berprestasi sebanyak 4 orang. Penghargaan kepada alumnus Dikreg LII Seskoad itu diberikan kepada Bagus Budi Adrianto (kategori prestasi terbaik Pasis TNI), Cai Dexian dari Singapura (prestasi belajar terbaik Pasis Mancanegara), Josephine Richard dari Australia (penulis Karlismil Terbaik Pasis Mancanegara), dan Budi Wibowo (penulis Karlismil terbaik Pasis TNI). Selain mendapatkan piagam Virajati, Budi pun memperoleh medali atas prestasinya itu.

Pemberian penghargaan langsung diberikan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Muhammad Munir dan Komandan Seskoad Mayjen TNI Agung Risdhianto,  turut hadir dalam upacara penutupan Para Pejabat dilingkungan TNI AD. (HR.004).



Panglima TNI Berharap Pemerintah Tegas Menerapkan UU Penerbangan

KUPANG (Haluan Rakyat) - Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko menyatakan agar Pemerintah RI dapat menderegulasi dan menerapkan secara konsisten dan tegas terhadap Undang-Undang Penerbangan yang ada saat ini. Hal ini disampaikan Panglima TNI sesaat setelah mendarat di Bandara Brunei Darussalam dalam kunjungan kerjanya, ketika menerima laporan atas keberhasilan Pesawat TNI jenis Sukhoi SU-27/30 MKI  Flankers dari Skuadron Udara 11 yang berhasil  force down (pendaratan paksa) terhadap satu Unit private jet dengan operator Saudi Arabian Airlines  di Lanud Eltari Kupang, Senin (3/11/2014).
 
Menurut Jenderal TNI Dr. Moeldoko, deregulasi dan ketegasan pemerintah RI menerapkan UU penerbangan tersebut sangat diperlukan karena dapat memberikan efek jera kepada pihak yang melakukan pelanggaran wilayah udara nasional.  Disamping itu, Panglima TNI juga berharap kepada pemerintah dengan memperhatikan kekuatan dan kemampuan yang dimiliki TNI AU, seharusnya TNI diberi wewenang khusus untuk melakukan penyidikan terhadap beberapa tindak pidana yang sifatnya kejahatan terhadap pertahanan dan keamanan nasional di ruang udara NKRI (defence crime) demi menjaga kewibawaan NKRI.
 
Panglima TNI juga telah memerintahkan kepada seluruh jajaran TNI AU untuk semakin aktif mengamankan wilayah udara nasional dan melaksanakan pemeriksaan secara intensif terhadap pesawat kru pesawat Gulfstream IV dengan No HZ-103 yang melakukan pelanggaran wilayah udara Indonesia, kemudian diserahkan kepada aparat penegak hukum sesuai peraturan yang berlaku.
 
Pesawat jenis Gulfstream IV dengan Nomor HZ-103 berangkat dari Singapura menuju Darwin Australia sebelum menuju tujuan akhir Brisbane tersebut sempat mencoba melarikan diri. Dengan cepat 2 pesawat Sukhoi Su-30 MK2 dengan call sign “Thunder Flight” disiapkan dengan bahan bakar penuh dan amunisi lengkap, termasuk rudal udara ke udara canggih R-73 Archer untuk menyergap sasaran. Thunder Flight terdiri dari 2 Su-30 yang dipiloti Letkol Pnb Vincent/Mayor Pnb Wanda dan Letkol Pnb Tamboto/ Mayor Pnb Ali dalam waktu singkat melaksanakan Scramble dan Take Off  tepat saat pesawat asing melintas meninggalkan wilayah udara Kalimantan menuju selatan Makasar.
 
Pesawat Gulfstream yang terbang tinggi pada ketinggian 41 ribu kaki nampaknya mengetahui jika dikejar dan meningkatkan kecepatan semula dari kecepatan jelajah  0.74 Mach (700 kmpj) menjadi 0.85 Mach (920 kmpj).  Namun Sukhoi mengejar dengan kecepatan suara yaitu antara 1.3 – 1.55 Mach (1400- 1700 kmpj). Thunder Flight melaksanakan pengejaran sampai melewati Eltari, Kupang dan berhasil mendekati pesawat tersebut dan dapat melaksanakan komunikasi dengan radio di sekitar 85 Nm atau 150 km dari Kupang serta sudah mendekati perbatasan wilayah udara Timor Leste.
 
Crew pesawat Gulfstream IV  cukup  komunikatif saat diperintahkan oleh Thunder Flight untuk berbelok ke kanan  menuju Lanud Eltari Kupang. Akhirnya pukul 13.25 WIT  pesawat Gulfstream IV yang diketahui dari Saudi Arabia  tersebut landing di Lanud Eltari menyusul pada pukul 13.32 WIT kedua pesawat  Su-30 MK2 juga landing di Lanud Eltari. Pesawat di paksa mendarat karena awaknya harus  diperiksa oleh personel TNI AU, karena masuk wilayah udara Indonesia tanpa ijin lengkap berupa dokumen Flight Clearance untuk memasuki wilayah kedaulatan Indonesia. 
 
Menurut Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Fuad Basya mengatakan bahwa saat ini pesawat Gulfstream IV, ditahan di Apron Lanud Eltari untuk dilakukan pemeriksaan  lebih lanjut. “Hasil pemeriksaan sementara pesawat diawaki oleh Capten Pilot Waleed Abdulaziz M. dengan total crew 6 orang dan penumpang 7 orang. Pemeriksaan dan penyidikan oleh personel TNI AU serta PPNS Perhubungan Udara akan dilaksanakan sesuai amanat UU Penerbangan tentang tindakan hukum pada pesawat pelanggar wilayah udara Indonesia”, tegas Kapuspen TNI.
 
Authentikasi : Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bernardus Robert

Mutasi Jabatan 42 Pati TNI

altJAKARTA (Haluan Rakyat) - Dalam rangka pembinaan organisasi TNI guna mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang sangat dinamis dan semakin berat ke depan, TNI terus melakukan upaya peningkatan kinerja TNI melalui mutasi dan promosi Jabatan Personel di tingkat Strata Perwira Tinggi (Pati) TNI sehingga kinerja TNI ke depan lebih optimal.
 
Berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor: Kep/817/X/2014 tanggal 31 Oktober 2014, tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI telah ditetapkan mutasi jabatan 42 Pati TNI yang terdiri dari :  17   Pati di jajaran TNI AD,  8 Pati di jajaran TNI AL, 17 Pati di jajaran TNI AU.
 
Dalam mutasi tersebut tercatat sebagai berikut : TNI Angkatan Darat : Mayjen TNI Bambang Budi Waluyo Y.P., dari Pangdam II/Swj menjadi Staf Khusus Panglima TNI, Mayjen Iskandar M. Sahil dari Staf Khusus Panglima TNI menjadi Pangdam II/Swj, Mayjen TNI Harry Purdianto S.I.P., M.M., dari Wadan Sesko TNI menjadi Danjen Akademi TNI, Brigjen TNI Soebroto, S.I.P.,  dari Kapusdiklatjemenhan Badiklat Kemhan  menjadi Pati Mabes TNI AD dalam rangka pensiun, Brigjen  TNI Drs. Jan Pieter Ate, M.Bus dari Dirkersin Ditjen Strahan Kemhan menjadi Kapusdiklatjemenhan Badiklat Kemhan, Brigjen TNI Sisriadi dari Kapuskom Publik Kemhan menjadi Dirkersin Ditjen Strahan Kemhan, Brigjen TNI Deliaman Th. Damanik, S.I.P., dari Kasdam XVII/Cen menjadi Staf Khusus Kasad, Brigjen TNI Tatang Sulaiman dari Kasdivif-2 Kostrad menjadi Kasdam XVII/Cen, Brigjen TNI Husman Efendi dari Staf pada Staf Ahli Ka BIN Bid. Hankam menjadi Pati Mabes TNI AD (Dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Arminson dari Pati Ahli Kasad Bid. Idpol menjadi Staf pada Staf Ahli Ka BIN Bid. Hankam, Brigjen TNI Mulyana Esa dari Pati BIN (Sekretaris 1 Kedubes RI di Autralia)  menjadi Pati Mabes TNI (Dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Chandra W. Sukotjo, M.Sc., dari Direktur Amerika dan Eropa Deputi Bid. Intelijen Luar Negeri BIN menjadi Pati BIN (Sekretaris 1 Kedubes RI di Autralia), Brigjen TNI Drs. Irwan Amrun, M.Psi.,  dari Staf Khusus Kasad menjadi Pati Mabes TNI AD (Dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Drs. Cypriamus Sumardjo, M.M., dari Sesbalitbang Kemhan  menjadi Pati Mabes TNI AD (Meninggal dunia), Kolonel Inf Mochamad Rachmat  dari Pamen Denma Mabesad menjadi Pati Ahli Kasad Bid. Idpol, Kolonel Inf Agus Suhardi dari Pamen Denma Mabesad menjadi Kasdivif-2 Kostrad, dan Kolonel Inf Jundan Eko Bintoro, M.Si (Han) dari Kasubditdoktrin Ditjakstra Ditjen Strahan Kemhan menjadi Kapuskom Publik Kemhan.
 
TNI Angkatan Laut : Laksda TNI Sri Mohamad Daro Jatim dari Pangarmatim  menjadi Kalakhar Bakorkamla, Laksda TNI Arie Henrycus Sembiring M., dari Pangkolinlamil  menjadi Pangarmatim, Laksma TNI Darwanto, M.AP.,  dari Waasops Panglima TNI menjadi Pangkolinlamil,  Laksma TNI Bambang Soesilo  dari Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (Dalam rangka pensiun), Brigjen TNI (Mar) Bambang Sulisno Sono dari Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI (Dalam rangka pensiuan), Laksma TNI Harjo S, S.Sos dari Danguskamlaarmabar menjadi Waasops Panglima TNI,  Kolonel Laut (P)  Abdul Rasyid Kacong, S.E.,  dari Sahli C Ops Pangarmabar  menjadi Danguskamlaarmabar, dan Kolonel Laut (E) Drs. Siswo Hadi Sumantri, S.T., MM.T., dari Dan STTAL Kobangdikal menjadi Dan STTAL (Validasi Orgas).
 
TNI Angkatan Udara : Marsda TNI Edy Sunarwondo  dari Koorsahli Kasau  menjadi Pati Mabes TNI AU (Dalam rangka pensiun), Marsda TNI Herry Wibowo Eslah dari Aspers Kasau menjadi Koorsahli Kasau, Marsda TNI Bambang Samoedro, S.Sos., M.M.,  dari Danjen Akademi TNI menjadi Aspers Kasau, Marsda TNI Madar Sahib H.S., Psc., SSP., dari Staf Khusus Kasau menjadi Pati Mabes TNI AU (Dalam rangka pensiun), Marsda TNI M. Harpin Ondeh, S.H., dari Dankorpaskhas menjadi Pati Mabes TNI AU (Dalam rangka pensiun), Marsda TNI Manimbul Manurung dari Pa Sahli Tk. III Bid. Ekkudag Panglima TNI menjadi Dankorpaskhas, Marsma TNI Tri Budi Satriyo, S.I.P., M.M.,  dari Waasops Kasau  menjadi Wadan Sesko TNI, Marsma TNI Yuyu Sutisna, S.E., dari Kas Koopsau II menjadi Waasops Kasau, Marsma TNI Dody Trisunu dari Danlanud Hnd menjadi Kas Koopsau II, Marsma TNI Ir. Mukhtar Lutfi, M.M. dari Kadisfaskonau menjadi Pati Mabes TNI AU (Dalam rangka pensiun), Marsma TNI Asnam Muhidir dari Pangkosek Hanudnas IV/Bik menjadi  Pa Sahli Tk. III Bid. Ekkudag Panglima TNI, Marsma TNI Ir. Hartono, W.S., dari Kapuskodifikasi Baranahan Kemhan menjadi Pati Mabes TNI AU (Dalam rangka pensiun), Marsma TNI Johny Kadarma, M.Sc., dari Kadisinfohlataau menjadi Kapuskodifikasi Baranahan Kemhan, Kolonel Pnb Fachri Adamy dari Paban IV/Renprogar Srenau menjadi Pangkosek Hanudnas IV/Bik, Kolonel Pnb Tamsil Gustari Malik dari Pamen Sopsau menjadi Danlanud Hnd, Kolonel Lek Noor Pramadi, S.E., dari Sesdisinfolahtaau menjadi Kadisinfolahtaau dan Kolonel Pnb Ir. Novian Samyoga dari Asren Kas Koopsau 1 menjadi Kadisfaskonau.
 
Keputusan Panglima TNI tersebut berlaku terhitung mulai tanggal 31 Oktober 2014.
 
Authentikasi : Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bernardus Robert
 

Serda Didin Muhidin, Babinsa Koramil 1311/Rajadesa "Meredam Aksi Amuk Masa"

altCIAMIS (Haluan Rakyat) - Serda Didin Muhidin Babinsa Koramil 1311/Rajadesa meredam aksi amuk massa lebih kurang 500 orang di Desa Tanjungsari Kec. Rajadesa kab Ciamis yang ingin menghancurkan rumah Ibu Yayah yang diduga sebagai dukun santet.

Tindakan terpuji yang dilakukan oleh Serda Didin Muhidin Babinsa Koramil 1311/Rajadesa ini patut diacungkan jempol, karena dapat mencegah massa yang ingin merusak dan membakar rumah Ibu Yayah. Berawal dari kejadian pada tanggal 28 Oktober 2014, pukul 19.30,Pada pukul 19.30 massa mendatangi rumah Ibu Yayah, tetapi Ibu Yayah tidak ada di rumahnya, kemudian massa bergerak menuju   ke rumah Bpk. Darosi yang berjarak ± 3 Km dari rumah Ibu Yayah, Bpk. Darosi (Adik kandung Ibu Yayah).

Massa yang sudah bekumpul di rumah Pak Darosi, meminta Pak Darosi dan Ibu Yayah untuk keluar, karena penghuni rumah tidak mau keluar masa semakin marah. Sementara yang ada di dalam rumah Istri Pak Darosi, Ibu Yayah dan anak Ibu Yayah (Abdul), untuk pak Darosi tidak ada di rumah. Kemudian massa melempari rumah Pak Darosi dengan batu, kayu dan massa merusak Mobil Cerry Pak Darosi.

Setelah mendapat informasi dari Bpk. Zaenal (Kadusun Sindang)  Desa Tanjungsari, Babinsa Serda Muhidin Babinsa Koramil 1311/Rajadesa, langsung menuju rumah Pak Darosi, betul saja massa sudah merusak rumah dan mobil Pak Darosi, langsung Babinsa berteriak “Hentikan” sampai berulang-ulang. Saat itu memang belum ada Aparat desa atau Babinkamtibmas hanya Babinsa seorang. Babinsa yang tidak berpikir tentang keselamatannya mencegah sebisa mungkin meredam amuk massa, karena situasi malam, dari aksi massa banyak teriakan “hancurkan, bakar” Babinsa terus meneriakkan “Hentikan” sambil mengejar dan mencari massa yang meneriakan Bakar, (bermaksud untuk mengenali dan menangkap yang meneriakan bakar, Serda Muhidin terkena lemparan batu dipaha kanannya) karena situasi gelap Babinsa tidak dapat menangkap dan mengenali yang meneriakan bakar.

Dengan bersusah payah Serda Didin Muhidin Babinsa Koramil 1311/Rajadesa, berhasil meredam massa yang ingin membakar rumah Pak Darosi. Setelah massa agak mereda  dari dalam rumah Pak Darosi ada teriakkan “Tolong”, kemudian Serda Didin Muhidin masuk kedalam rumah, teryata yang minta tolong Istrinya Pak Darosi, Serda Didin Muhidin kemudian mengamankan ketiga penghuni rumah yaitu Istri Pak Darosi, Ibu Yayah dan Anak Ibu Yayah. Bersamaan dengan itu baru datang Babinkamtibmas dan Kepala Desa Tanjungsari. Kemudian Serda Didin Muhidin menyerahkan ketiga orang tersebut kepada Babinkamtibmas, setelah itu diamankan dibawa ke Polsek Rajadesa.

Setelah massa dapat diredam dirumahnya Pak Darosi,  Serda Didin Muhidin mendapat telpon dari Serda Dodo (personel Koramil 1310/Ranca yang kebetulan rumahnya tidak jauh dari rumah Ibu Yayah terduga dukun santet, hanya beda desa). Rupanya ada sekelompak massa yang bergerak menuju rumahnya Ibu Yayah terduga dukun santet, melihat massa yang banyak kurang lebih 400 orang dan situasi malam, Serda Didin meminta bantuan kepada Serda Dodo yang sudah dilokasi rumah Ibu Yayah dan Serma Asep Mulyadi anggota Koramil Rajadesa yang rumahnya di desa Tanjung Sari.

Mereka bekerja sama meredam, menghimbau massa jangan berbuat anarkis, jangan terpancing emosi, inilah teriakan-teriakan ketiga personel TNI meredam massa. Akhirnya massa dapat diredam, kemudian berdatangan para tokoh agama, perangkat desa, dan tokoh masyarakat lainnya ikut meredam dan menenangkan massa agar tidak berbuat anarkis. Malam itu juga massa membubarkan diri. Saat ini kejadian tersebut sedang didalami oleh pihak Kepolisian dari Polsek Rajadesa. (Penrem 062/TN Pendam III/Slw).


TNI AD Juara Umum Lomba Tembak Piala Panglima TNI

altDEPOK (Haluan Rakyat) - Tim menembak TNI AD berhasil menyabet Piala Bergilir Panglima TNI tahun 2014 yang diserahkan langsung oleh Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Ade Supandi, S.E., mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko saat menutup secara resmi kejuaraan Lomba Menembak Piala Panglima TNI tahun 2014 di Lapangan Tembak Kartika Markas Komando Divisi Infanteri I/Kostrad, Cilodong, Depok-Jawa Barat, Senin (3/11/2014).
 
Dalam lomba tembak tersebut, Kontingen TNI AD berhasil mempertahankan Piala Bergilir Juara Umum Lomba Tembak Panglima TNI tahun 2014, setelah sukses meraih 39 Emas, 15 Perak, dan 14 Perunggu. Juara 2 Kontingen TNI AL meraih 1 Emas, 21 Perak dan 5 Perunggu.  Juara 3 Kontingen TNI AU meraih 3 Perak dan 8 Perunggu.  Juara 4 diraih  Mabes TNI 1 Perak dan 13 Perunggu.
 
Sementera untuk Lomba Tembak Pistol Eksekutif Pati, Juara I direbut Kontingen Mabes TNI, Juara 2 Kontingen TNI AD, Juara 3 Kontingen TNI AL, dan Juara 4 TNI AU.
 
Panglima TNI dalam amanatnya mengatakan bahwa, pembinaan dan penyiapan atlet berprestasi bertaraf internasional, tidak dapat hanya bersandar pada bakat atau talenta semata, tetapi juga menuntut aplikasi sistem dan metoda serta sarana dan prasarana, yang mengacu kepada sport management dan sport science, terlebih cabang menembak yang rekat dengan kemajuan teknologi metalurgi dan balistik.
 
Untuk itu, kepada para perwira pemangku cabang olahraga menembak TNI di jajaran Kotamaops, untuk lebih kreatif membentuk kelembagaan yang dapat dikolaborasikan dengan KONI daerah dan PB Perbakin, guna memperoleh keluasan pengetahuan sport management dan sport science, khususnya olahraga menembak versi international shooting sport federation (ISSF).
 
Pada sisi lain, kolaborasi tersebut dapat dijadikan media komunikasi dan pembinaan kesatuan daerah, serta menjadi wadah pembinaan prestasi atlet menembak TNI di daerah, yang memiliki dua dimensi manfaat sekaligus, baik bagi kepentingan TNI pada event menembak militer dunia CISM (Conseille International du Sport Militaire) maupun kontribusi TNI kepada Kementerian Olahraga, KONI dan PB Perbakin, bagi peningkatan prestasi olahraga menembak nasional.
 
Mengakhiri amanatnya Panglima TNI mengharapkan bahwa, hasil yang dicapai, khususnya nomor individual dapat menjadi tolok ukur dan referensi dalam penyiapan atlet menembak TNI untuk menghadapi event menembak militer versi ISSF tingkat dunia, yang akan diselenggarakan di Korea Selatan tahun 2015.
 
Authentikasi : Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bernardus Robert


Rangkaian Kegiatan ke-69 HUT TNI Kodim 0613/Ciamis

altCIAMIS (Haluan Rakyat) -  Kegiatan Upacara peringatan  ke 69 HUT TNI tahun 2014, bertindak selaku Irup Dandim 0613/Ciamis (Letkol Inf Rudy Jan Pribadi), pukul 08.00 s.d 09.45 Wib bertempat di Taman Raflesia Alun alun Kab. Ciamis,  Peserta upacara dan undangan yang hadir +  sekitar 1500 orang,  terdiri dari   1 SST Pama Kodim 0613/Cms AURI dan Polres, serta Yonif 323/K Raider,  Pelajar SLTA juga Gab Komunitas Onthel dan Tragal Ciamis.
 
Dalam amanat Irup (Letkol Inf Rudy Jan Pribadi) menyampaikan selamat ulang tahun dan Dirgahayu TNI yang kita banggakan, TNI merefleksikan dan mengimplementasikan ketaataan kepada Bangsa dan Negara, TNI menunjukkan sebagai prajurit pejuang untuk menjaga kesatuan NKRI, TNI adalah patriot sejati dan profesionalisme dan dicintai rakyat, kepercayaan yang kita miliki harus kita kembangkan, setiap prajurit TNI dan PNS harus mementingkan rakyat,kuatkan hati, mantapkan keimanan dan ketaqwaan, tugas pokok TNI yaitu menempatkan tugas segala galanya demi kejayaan bangsa dan negara, pantang menyerah serta bersatu dengan rakyat, junjung tingg nilai nilai kebangsaan, tingkatkan kewaspasdaan, pegang teguh Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, loyalitas yang tegas, belajar dan berlatih guna mencapai profesionalisme, Dirgahayu TNI dan Selamat Bertugas.
 
Turut hadir Bupati Ciamis (Drs H Iing Syam Arifin) beserta Muspida Plus Kab. Ciamis, Bupati Pangandaran (Drs H Endjang Napandi), Wakil Walikota Banjar, Anggota DPRD Kab. Ciamis, Ketua DPRD Kota Banjar (Dadang R Kalyubi) dan Anggota, Sekda Kab. Ciamis (Drs H Herdiat MM), Pejabat SKPD Kab. Ciamis, Pejabat TNI/Polri dan PNS, Ketua Persit KCK Cab XXIV Kodim 0613/Cms dan Anggota, Ketua TP PKK dan Ketua Bhayangkari Polres Ciamis beserta anggota, Ketua GOW dan Anggota, Toga, Tomas, Toda
 
Kegiatan dilanjutkan pagelaran seni rampak kendang dan Tari Topeng dari SMK 2 Ciamis dan Devile yang di ikuti oleh seluruh peserta upacara. (Pendam III/Slw).

Panglima TNI Terima Bintang Kehormatan PLOH dari Pemerintah Filipina

altFILIPINA (Haluan Rakyat) - Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko menerima penganugerahan Bintang Kehormatan “The Philippine Legion Of Honor (PLOH)” / (Degree of Commander) dari Pemerintah Filipina yang diserahkan oleh Pangab Filipina Jenderal Gregorio P. Catapang, Jr, mewakili Pemerintah Filipina, pada kegiatan upacara mingguan kenaikan bendera di depan Mabes AB Filipina, Camp General Emilio Aguinaldo, Quezon City, Senin (3/11/2014).
 
Penganugerahan bintang kehormatan tersebut didasari atas komitmen dan kontribusi serta semangat yang ditujukkan Panglima TNI dalam usaha untuk terus memperkokoh dan meningkatkan hubungan dan kerjasama antara Angkatan Bersenjata kedua negara – TNI dan AFP. Disamping itu,  penganugerahan tersebut didukung oleh upaya Panglima TNI dalam peran dan andil besar pada perwujudan keamanan dan perdamaian di kawasan Asean.
 
Dalam kesempatan tersebut, Pangab Filipina mengapresiasi atas langkah Indonesia yang senantiasa membantu pemerintah Filipina dalam penyelesaian konflik dalam negeri di wilayah selatan Filipina dengan mengirimkan Satgas TNI yang tergabung dalam Tim Pemantau Internasional (IMT), sehingga pemerintah Filipina dan kelompok MILE bersedia menandatangi perjanjian damai.  Pemerintah Filipina memandang bahwa Indonesia merupakan mitra tidak hanya dalam suasana damai, namun juga saat Filipina dilanda musibah bencana badai Yolanda. Atas perintah Panglima TNI, 3 buah pesawat angkut berat C-130 Hercules dikirim ke Filipina untuk membawa bantuan kemanusiaan.
 
Selain itu, komitmen Jenderal TNI Moeldoko sebagai Panglima TNI untuk terus memperkokoh dan memperluas kerjasama antara TNI dan AFP yang ditindaklanjuti dalam bentuk pertemuan dua tahunan. “The Philipindo MC” (The Phillipines Indonesia Military Coorporation) yang diselenggarakan di Jakarta-Indonesia pada tanggal 23 April 2014 yang membahas bidang intelijen, operasi, pelatihan dan pendidikan serta latihan bersama.
 
Sementara itu, pada kesempatan pertemuan dengan Menteri Pertahanan Nasional Filipina Voltaire J. Gazmin disampaikan bahwa pemerintah Filipina menyampaikan selamat atas penerimaan anugerah bintang kehormatan “The PLOH” yang merupakan refleksi atas apresiasi Filipina terhadap kontribusi Panglima TNI dalam meningkatkan hubungan dan kerjasama antara TNI dan AFP.
 
Panglima TNI menyampaikan apresiasi atas penganugerahan tersebut dan ditegaskan bahwa anugerah tersebut juga merupakan anugerah dan kehormatan bagi segenap jajaran TNI. Panglima TNI mengatakan telah mengadakan pembicaraan dengan Pangab Filipina dan membahas berbagai isu penting antara lain tukar menukar informasi, saling kunjung serta membahas mengenai kerangka kerjasama The Philipindo MC. Ditegaskan Panglima TNI bahwa, dibawah kepemimpinan Jenderal Gregorio J. Catapang hubungan dan kerjasama kedua AB akan semakin meningkat.
 
Menhan Filipina menyampaikan apresiasi atas upaya Panglima TNI yang menggagas pembentukan ACDFIM Plus (pertemuan para Pangab se kawasan Asean-Plus) yang dicetuskan di Myanmar 2014 serta disepakati oleh seluruh Pangab Asean dan juga pada JIDD di Jakarta dan akan dibahas kembali pada pertemuan tahunan CHOD (Chief of Defence) di Brunei Darussalam, November 2014. Selanjutnya pihak Filipina menawarkan peluang kepada TNI untuk mengikuti pendidikan setingkat Lemhannas (NDC) di Filipina yang diterima dengan baik oleh Panglima TNI.
 
Disamping itu, Menhan Filipina menyampaikan bahwa beberapa isu penting mengenai wilayah perairan antara Indonesia, Malaysia dengan Filipina dua tahun yang lalu di kota Cebu, Filipina, telah diselesaikan dengan damai dan baik. Hadir dalam pertemuan Menhan Filipina, Indonesia dengan Malaysia.
 
Authentikasi : Kapuspen TNI, Mayjen TNI M. Fuad Basya

Truk Terguling, Bekasi Macet Parah

altBEKASI (Haluan Rakyat) - Sebanyak tiga ruas jalan utama di Kota Bekasi, Jawa Barat, mengalami kemacetan parah akibat satu truk pengangkut tanah terbalik di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Senin pagi.

"Kejadian truk terbalik jam 04.00 WIB. Saat ini sedang kita evakuasi," kata Kapolresta Bekasi Kota Kombes Pol Rudi Setiawan di Bekasi.

Truk bernomor polisi B 9784 TYU terbalik tepat di depan pusat perbelanjaan Lotte Mart, Kelurahan Rawapanjang, Kecamatan Bekasi Selatan, di jalur menuju arah timur.

Truk terbalik dengan posisi miring menutup jalur lambat ruas Jalan Ahmad Yani, sehingga menimbulkan kemacetan panjang di Jalan Ahmad Yani, Jalan Raya Pekayon-Pondokgede, dan Jalan Cut Meutia.

Kemacetan terparah terpantau sepanjang lebih dari satu kilometer di Jalan Ahmad Yani hingga menjelang pintu tol Bekasi Barat.

Kondisi serupa juga nampak di sekitar Jalan Cut Meutia dan Jalan Pekayon-Pondokgede.

Petugas gabungan dari Polresta Bekasi Kota dan Dinas Perhubungan mengevakuasi truk tersebut dengan dua mobil derek.

"Sopirnya sudah kita amankan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut," kata Rudi.

Menurut dia, truk tersebut melaju dari arah utara menuju timur dengan membawa tumpukan tanah di bagian bak.

"Sopir tidak fokus. Tiba-tiba menabrak trotoar jalan dekat jembatan dan langsung terbalik," katanya.

Menurut dia, peristiwa tersebut juga mengakibatkan bensin truk berceceran di badan jalan. Petugas telah menutup cairan bensin itu dengan tanah guna menghindari percikan api. (Humas Polda Metro Jaya/antara).

Panglima TNI Tiba di Filipina

altFILIPINA (Haluan Rakyat) - Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko dan rombongan, antara lain : Koorsahli Panglima TNI Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya, Asrenum Panglima TNI Mayjen TNI Sumedy, S.E.,M.M., Aspers Panglima TNI Laksda TNI Sugeng Darmawan, Aster Panglima TNI Mayjen TNI Ngakan Gede Sugiartha, Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Fuad Basya, Kapuskersin TNI Laksma TNI Suselo, Pati Sahli Tk II Was Eropa & AS Brigjen TNI Endang Sodik, dan Penasihat Panglima TNI Bidlugri Marsma TNI (Purn) Prayitno, tiba di Bandara Colonel Jesus Villamor Air Base, Filipina dengan menggunakan Pesawat VIP TNI AU, Minggu (2/11/2014).

Kedatangan Panglima TNI dan rombongan disambut oleh Pangab Filipina Jenderal Gregorius P. Catapang.
 
Authentikasi : Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bernardus Robert
 

Evakuasi Korban Jembatan Ambruk di TIM Berlangsung Dramatis

altJAKARTA (Haluan Rakyat) -  Suasana dramatis menyelimuti evakuasi korban ketiga ambruknya rekonstruksi jembatan penghubung Gedung Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah DKI Jakarta, di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jalan Cikini Raya Nomor 73, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (31/10) sore.

Puluhan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penanggulangan Bencana DKI Jakarta tampak berkumpul di satu titik patahan rekonstruksi jembatan sepanjang 12 meter itu. Jembatan tersebut rencananya akan digunakan sebagai penghubung gedung lama dan gedung baru.

Di titik itu, satu jenazah korban terlihat tangannya. Para petugas pun berjibaku membongkar beton yang runtuh. Berkali-kali deru mesin bor terdengar memecah beton-beton yang menimpa korban, disambut dentuman bunyi palu. Rekan-rekan korban tampak cemas di belakang garis polisi.

Sekitar pukul 16.30 WIB, terdengar suara dari petugas, "Allahu Akbar.., Allahu Akbar.., 1,2,3. Tahan-tahan. Cutter mana cutter atau pisau. Nyangkut ini celananya!"

Ratusan pasang mata di lokasi tertuju ke titik itu. Sekitar 15 menit kemudian, "Ayo tarik, Allahu Akbar, 1,2,3." Satu jenazah akhirnya berhasil diangkat dan dimasukan ke dalam kantong jenazah setelah tertimbun sekitar 40 sentimeter sejak pukul 06.00 WIB.

"Estafet, estafet. Kasih jalan, kasih jalan," kata petugas sambil mengangkat kantong jenazah berisi korban.

Kemudian, jenazah itu diletakan di pinggir jalan. Kantong itu dibuka. Terlihat, jenazah korban berlumuran adukan semen berwarna abu-abu. Muka dan badannya sudah bengkak.

Tim Identifikasi Polres Metro Jakarta Pusat kemudian memeriksa korban. Ada yang mengecek kantong celana korban, memotret, dan memegang badan korban.

"Ada yang kenal?" ujar salah satu polisi. "Itu Nur Ucup pak," kata salah satu pekerja bangunan.

Setelah selesai pemeriksaan, jenazah Nur Ucup diangkut menggunakan ambulan menuju Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat.

Ucup merupakan korban ketiga yang berhasil dievakuasi petugas Damkar. Sebelumnya, petugas sudah mengevakuasi jenazah Harno dan Budi.

Proses evakuasi korban ketiga memerlukan waktu cukup panjang. Sebab, posisi korban miring dan terkubur beton.

"Cukup sulit membongkarnya, karena korban ketiga ini posisinya meringkuk miring dan betonnya semakin mengeras," kata Wakil Kepala Polsek Menteng Komisaris Polisi M. Nababan, di lokasi.

Selanjutnya, proses evakuasi kembali dilanjutkan. Sekitar pukul 17.15 WIB, salah satu petugas melihat sebuah topi tertimpa beton sekitar 1 meter. Kemungkinan, itu merupakan jenazah korban terakhir atas nama Arden.

Para petugas Damkar yang tak kenal lelah kembali mengangkat mesin bor dan memecah puing-puing beton. Pukul 17.45 WIB, sebuah traktor didatangkan ke lokasi kejadian untuk membantu proses evakuasi.

Namun, pukul 18.00 proses evakuasi dihentikan sementara. Belum ada kejelasan kapan evakuasi akan dilanjutkan.

Sementara itu, dua petugas Damkar PB Jakarta Timur yang ikut membantu proses evakuasi mengalami luka di kepala setelah tertimpa tiang penyangga beton.

Petugas Damkar PB Jakarta Pusat Yasin mengatakan, kejadian bermula ketika petugas mengangkat salah satu tiang penyangga beton menggunakan mesin crane di lokasi. Tiba-tiba, sambungan kabel crane dengan tiang itu putus.

"Jadi untuk mengangkat tiang beton itu di las. Nah, waktu diangkat lasnya putus dan tiangnya mengenai petugas. Saya sudah sempat teriak awas-awas, tapi mereka nggak dengar," ujarnya.

Ia menambahkan, kedua petugas bernama Supriadi dan Imam Buchori itu menderita luka serius di kepala. Bahkan, keduanya sempat pingsan.

"Sudah di bawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk mendapatkan perawatan," katanya.(Humas Polda Metro Jaya).

Pelaku Curanmor di Cengkareng Ditembak Polsek Cikarang

altCIKARANG (Haluan Rakyat) - Unit Reserse dan Kriminal Polsek Cikarang Selatan menembak kawanan pelaku Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor).

Satu pelaku, Sopian alias Tole (35) menderita luka parah di bagian kaki kirinya setelah ditembus timah panas petugas.

Kapolsek Cikarang Selatan, Kompol Sikadi mengungkapkan, Tole ditembak kakinya setelah berusaha melarikan diri saat petugas melakukan pengembangan kasus pada Rabu (22/10) malam pukul 23.00. Pelaku lainnya, A, masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Pelaku tertangkap di depan gerbang Perumahan Taman Sentosa, Cikarang. Saat itu polisi melihat dua orang berboncengan yang mencurigakan. Kemudian memberhentikannya, tapi mereka malah melarikan diri.

’’Saat diberhentikan mereka kabur, Sopian alias tole tertangkap sedangkan A kabur melarikan diri,” ucap dia, kemarin.

Dari hasil pengembangan kepolisian, pelaku merupakan pemain asal Karawang yang sudah beraksi selama lima kali di wilayah Cikarang. Sedangkan hasil curiannya dijual ke wilayah Karawang dengan harga dua juta per unit.

’’Ada penadahnya di Karawang. Mereka bertemu penadahnya di daerah Lemahabang,” ucap kapolsek.

Modus operandi yang dilakukan pelaku, kata Sukadi, satu orang merusak kunci kontak dengan menggunakan kunci leter T pada motor yang terparkir di jalan. Sedangkan pelaku lainnya mengawasi keadaan situsi di sekitarnya.

’’Dari pengakuan pelaku mereka beraksi selalu berdua dan menargetkan sehari dua motor,” cetusnya.

Polisi menyita delapan anak kunci leter T yang biasa dipakai untuk berkasi dan satu lembar STNK sepeda motor Vixion B 3159 FVX hasil curian.

Sedangkan empat motor curian yang lain sudah dijual pelaku. Mereka akan dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara.(Humas Polda Metro Jaya).

Panglima TNI Pimpin Sertijab Asrenum

altJAKARTA (Haluan Rakyat) - Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Asisten Perencanaan Umum (Asrenum Panglima TNI) dari Mayjen TNI Muktiyanto kepada Mayjen TNI Sumedi, S.E.,M.M., di kantor Panglima TNI, Merdeka Barat Jakarta Pusat, Jumat (31/10/2014).

Sertijab tersebut berdasarkan surat perintah Panglima TNI nomor Sprin/2754/X/2014 tanggal 23 Oktober 2014. Mayjend TNI Sumedi, S.E.,M.M sebelumnya menjabat sebagai Pa Sahli Tk III Bidang Komsos Panglima TNI, sedangkan Mayjen TNI Muktiyanto selanjutnya akan menjalani purna tugas. Turut hadir dalam acara tersebut Kasum TNI Laksdya TNI Ade Supandi, para Asisten Panglima TNI dan Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Fuad Basya.
 
Autentikasi :
Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bernardus Robert
 

Panglima TNI Bekali Wawasan Kebangsaan Anggota DPD RI

altJAKARTA (Haluan Rakyat) - Panglima TNI Jenderal Dr. Moeldoko memberikan Pembekalan dan Pemantapan Wawasan Kebangsaan dengan tema “Peran TNI Dalam Menjaga Kedaulatan dan Keutuhan NKRI” kepada 118 orang anggota DPD RI tahun 2014 di Lemhannas RI Jakarta Pusat, Jumat (31/10/2014).
 
Dalam pembekalan tersebut, Panglima TNI menyampaikan materi mengenai tugas pokok TNI yaitu menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD RI tahun 2014, melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.
 
Sedangkan visi TNI yaitu terwujudnya pertahanan negara yang tangguh, dan misi TNI yaitu pertama menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI serta keselamatan bangsa, kedua mewujudkan pembangunan kekuatan, kemampuan dan gelar kekuatan menuju terwujudnya minimum essential force secara bertahap.
 
Selain itu, Panglima TNI juga menyampaikan mengenai ancaman yang terjadi di Indonesia dapat terbagi menjadi ancaman faktual, potensial dan residual. Dalam ancaman faktual muncul sebagai akibat adanya sisa permasalahan masa lalu yang diangkat kembali dan dimunculkan oleh kepentingan tertentu. Ancaman potensial dapat bersumber dari masalah Hak Asasi Manusia, separatisme, terorisme termasuk ISIS, pelanggaran wilayah perbatasan dan pulau-pulau terluar, beraneka ragam kegiatan illegal, lingkungan hidup dan  spionase.
 
Terkait dengan konsepsi pertahanan negara, harus disesuaikan dengan bentuk ancaman diatas yang salah satu strateginya adalah diperlukan sinergitas serta peran aktif dari seluruh komponen bangsa  termasuk TNI. “Saat ini TNI memiliki doktrin pertahanan semesta, dimana sistem ini menuntut segenap potensi sumber daya manusia yang  dapat disiapkan dan didayagunakan seoptimal mungkin apabila Indonesia mengalami inflasi”, kata Panglima TNI.
 
“Pertahanan negara merupakan upaya nasional yang melibatkan seluruh potensial dan kekuatan nasional yang diselenggarakan secara terpadu, terarah, efektif dan efisien”, tutup Panglima TNI.
 
Pada hari yang sama, Panglima TNI juga memimpin upacara serah terima jabatan Asisten Perencanaan Umum (Asrenum Panglima TNI) dari Mayjen TNI Muktiyanto kepada Mayjen TNI Sumedi, S.E.,M.M.
 
Authentikasi : Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bernardus Robert


5000 TNI, Polri,relawan, dan masyarakat Terlibat Simulasi Penanggulangan Bencana Alam

altLABUAN (Haluan Rakyat) - Sedikitnya 5000 orang terdiri dari TNI, Polri, relawan dan unsur masyarakat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan unsur pemerintah daerah terkait terlibat dalam acara latihan dan simulasi evakuasi penanggulangan bencana alam tsunami di bukit Cieksel Kampung Citanggok Desa Teluk Kecamatan Labuan, Kamis (30/10/2014), yang juga merupakan penutupan kegiatan Puncak Latihan Penanggulangan Bencana Alam yang telah diselenggarakan sejak tanggal 23 Oktober 2014.
 
Pangdam III Siliwangi, Mayor Jendral TNI Dedi Kusnadi Thamim mengatakan, dengan kegiatan latihan penanggulangan bencana alam yang dilakukan, diharapkan masyarakat memahami cara evakuasi tsunami dan tanda-tanda terjadinya bencana tsunami itu sendiri, dan nantinya jika saat terjadi bencana mereka sudah mengetahui cara dan kemana harus menyelamatkan diri.
 
"Tentunya harapan yang kita inginkan warga yang dilatih evakuasi penanggulangan bencana ini dapat memahaminya, karena ini juga sangat penting bagi mereka,"ungkap Pangdam.
 
"Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat untuk bisa sadar dalam melakukan evakusi jika terjadi bencana, dan cepat menyelamatkan diri ke tempat yang sudah disediakan oleh Pemerintah," lanjutnya.
 
Penanggulangan bencana memang bukan tugas utama TNI, namun demikian kewajiban TNI adalah melindungi masyarakat, diantaranya melindungi dan membantu rakyat saat menghadapi bencana alam.  "Upaya TNI dalam melindungi masyarakat, diantaranya adalah ketika melaksanakan tempur dan ketika menghadapi bencana," katanya Dedi.
 
Lanjut kata Dedi, simulasi evakuasi penanggulangan bencana selain memberikan pengetahuan bagi masyarakat tentang mengadapi bencana alam, disisi lain bagi prajurit TNI latihan yang dilakukan merupakan salah satu kebutuhan pokok dalam rangka mengasah, memelihara dan meningkatkan kemampuan, sehingga benar-benar siap dalam melaksanakan berbagai tugas yang diembannya.
 
Pada sambutannya Pangdam mengingatkan kepada seluruh peserta bahwa bekal pengetahuan yang telah diterima selama mengikuti latihan, masih memerlukan pembuktian di lapangan secara realistis, mengingat situasi dan kondisi yang diskenariokan dalam latihan tentunya bisa saja tidak sama dengan situasi nyata yang dihadapi. “Masih banyak hal-hal yang perlu dievaluasi nantinya oleh pihak terkait, karena masih ada beberapa sarana yang belum sempurna, diantaranya sarana infrastruktur menuju tempat evakuasi yang belum menunjang, serta kelengkapan logistik” ungkapnya.
 
Sedangkan menurut Plt Gubernur Banten Rano Karno, penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah TNI, Polri, Instansi terkait masyarakat dan dunia usaha. Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, mempersiapkan tentang segala kemungkinannya. Sebab, penanggulangan bencana merupakan sebuah kebutuhan.
" Mari kita semua harus sadar bencana. Sebab, bencana itu tidak bisa diprediksi kedatangannya Karena itu, latihan menghadapi bencana (drill) pada saat siaga bencana sangat penting, dalam menentukan langkah dan tindakan saat tanggap darurat ditetapkan. Pelatihan bencana ini pula merupakan upaya penanaman kesadaran masyarakat nantinya terhadap bencana," ujar Rano.
Hadir dalam acara tersebut Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Plt Gubernur Banten Rano Karno, Kasdam III/Siliwangi Brigjen TNI Suyatno, Kapolda Jawa Banten Brigjen Pol M. Zulkarnaen, Komandan Korem (Danrem) 064/My Kolonel Inf Anna Supriyatna, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Provinsi Banten, Bupati Pandeglang Erwan Kurtubi, para Dan/Ka Satbalak Jajaran Kodam III/Siliwangi, anggota FKPD Kabupaten Pandeglang dan tokoh masyarakat setempat. (Pendam III/Siliwangi)


Panglima TNI beri Ceramah ICIS

altDEPOK (Haluan Rakyat) - Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko sebagai pembicara dalam acara International Conference of Islamic Scholars (ICIS) memenuhi permintaan pimpinan pesantren Al-Hikam, Bapak KH. Hasyim Muzadi, dalam berbagi pandangan terkait pokok tema “TNI dan Keamanan Nasional, khususnya dalam konteks konflik dan proses demokratisasi di Timur Tengah”, yang kita kenal dengan “Arab Spring”, dengan mengundang tokoh dari Irak dan Syiria untuk membahas persoalan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Pondok Pesantren Al-Hikam, Depok, Jawa Barat, Kamis malam (30/10/2014).
 
Dalam ceramahnya Panglima TNI menegaskan bahwa kebersamaan segenap rakyat dan komponen bangsa, dalam hal ini kebersamaan antara TNI dan rakyat, termasuk keluarga besar Pondok Pesantren Al-Hikam,  akan dapat melanjutkan pembangunan bangsa ini, serta dapat memelihara dan menjaga NKRI, “Bersama Rakyat TNI Kuat  dan Bersama TNI Rakyat Kuat”, itulah slogan yang terus didengungkan dalam rangka menjaga serta mempertahankan kedaulatan, melindungi seluruh tanah tumpah darah Indonesia dan membangun kesejahteraan rakyat, menuju negara yang bal’datun toyyibatun warobbun ghofur, tuturnya.
 
Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI mengatakan bahwa dari perspektif TNI, kita harus terus merevitalisasi dan mereaktualisasi spirit memperkuat ketahanan nasional dan jatidiri bangsa, agar tidak terjadi diskontinyuitas terhadap pemikiran, sikap dan tindakan dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.  Penanganan terorisme mempengaruhi hubungan antar negara dengan semakin menguatnya kerja sama di bidang pertahanan yang menempatkan penanganan isu terorisme sebagai agenda utama. Seperti kita ketahui bersama bahwa dampak serangan teroris 11 September 2001 telah membawa beberapa implikasi. Pertama, terorisme merupakan ancaman nyata yang mengancam jiwa manusia dan mengancam seluruh negara. Kedua,  sebagai ancaman nyata, isu terorisme menghadirkan ketidakpastian tentang kapan dan dimana aksi terorisme akan terjadi, sehingga menuntut kesiapsiagaan yang prima. Ketiga,  penanganan terorisme memaksa adanya peningkatan kerjasama pertahanan menjadi lebih intensif dan progresif. Keempat, penanganan terorisme dengan menggunakan kekuatan militer menjadi salah satu pilihan strategi pertahanan, sehingga harus ada aturan yang jelas agar tidak berbenturan dengan norma-norma demokrasi dan hak asasi manusia.
 
Jenderal TNI Dr. Moeldoko menambahkan, konflik timur tengah secara spesifik telah melahirkan ancaman global baru, yaitu lahirnya kelompok radikal ISIS. Berkembangnya kelompok radikal ISIS telah menjadi kegelisahan internasional, disebabkan oleh : Pertama, fenomena meningkatnya warga negara di kawasan Eropa, Amerika dan Asia serta  kawasan Asia Pasifik, dengan kelompok negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Kedua, organisasi teroris ISIS lebih buruk dibandingkan Al Qaeda, dengan tentara yang dilengkapi persenjataan, yang telah banyak korban atas kebrutalan ISIS. Ketiga, ISIS bergerak menggunakan strategi terselubung bernama “the hornet’s nest”  atau strategi “sarang lebah hornet”, yaitu strategi yang bertujuan membawa semua ekstrimis-ekstrimis utama dunia, untuk bergerak ke satu tempat atau tujuan, dan sebagian besar untuk mengguncang stabilitas negara yang dianggap musuhnya.  Melalui manusia-manusia bergaris keras ini maka akan memunculkan paham-paham yang juga bergaris keras, pelan namun pasti, ajaran ditekuk, dipelintir, digeser, disalah-artikan, lalu merekrut pengikut yang juga bergaris keras.   Kemudian ratusan bahkan ribuan orang yang memiliki naluri “satu species” ini pun menjadi alat untuk mencapai tujuan ISIS.
 
Perkembangan keanggotaan ISIS dari warga negara asing ini telah menjadi kekhawatiran negara yang bersangkutan, karena dipastikan akan berdampak pada tumbuhnya jaring kelompok ISIS di negara asal, yang akan membahayakan ketentraman, kerukunan etnis dan agama, serta keberagaman masyarakat suatu negara. ISIS telah jelas menjadi ancaman bagi bangsa Indonesia.  Untuk itu, Indonesia harus kuat, rakyatnya harus bersatu, harus membangun ketahanan umat dan membangun ketahanan nasional, karena kita tidak ingin  ingin menjadi jawaban who the next ? Dari perkembangan timur tengah. Dalam konteks tugas pokok sebagai komponen utama sishankamrata atau sishanta, TNI telah berupaya membangun profesionalisme, militansi serta berupaya untuk tetap dekat dan dicintai rakyat Indonesia, karena sesungguhnya totalitas kekuatan keamanan nasional kebersamaan TNI dan rakyat untuk  menghadapi segala bentuk ancaman apapun.
 
Dalam pelaksanaan tugas tersebut,  khususnya tugas militer selain perang, TNI menggunakan pendekatan preventif atau pencegahan.   Untuk itu, selaku pimpinan TNI, Panglima TNI menegaskan bahwa TNI tidak memberikan toleransi dan akan mencegah berkembangnya kelompok radikal ISIS di Indonesia, dan saya yakin para kyai dan segenap santri sependapat, bahwa ISIS tidak boleh hidup di muka bumi Indonesia. Guna mencegah berkembangnya ISIS, mari kita hadapi ISIS dengan “SUMUK”, yaitu Solidaritas Umat Muslim Untuk Ke-Bhineka-an, yang kekuatannya dilandasi oleh Pancasila, NKRI harga mati, masyarkat Indonesia yang terbuka dan toleran, serta kebersamaan rakyat-para kyai dan santri dengan TNI.
 
Di akhir kuliahnya Panglima TNI mempersilahkan para kyai membentuk “SUMUK” dengan TNI, karena TNI juga memiliki perwira tinggi pembinaan mental di bidang kerohanian Islam. Pada sisi lain, saya persilahkan para kyai membangun kerjasama dengan aparat komando kewilayahan TNI, Kodam, Korem, Kodim dan Koramil, guna membina kerukunan umat serta membina kebersamaan antar umat beragama dan etnis. Kebersamaan rakyat-para Kyai dan santri dengan TNI harus terus dibangun, karena itulah totalitas kekuatan negara, dalam mencegah dan mengatasi ancaman, seperti halnya ISIS dan radikalisme lainnya. “dalam konteks hubungan internasional dan membangun kerjasama antar angkatan bersenjata, selaku pimpinan TNI, saya akan membawa masalah ISIS dan isu radikalisme global dan regional lainnya ke dalam forum konfrensi antar Panglima Angkatan Bersenjata se Asia dan Asia Pasifik, sebagai bagian dari masalah keamanan regional”. Dalam kaitan tersebut, kiranya para Kyai dapat membantu TNI, terkait pengumpulan informasi perkembangan kelompok radikal di Indonesia dan regional, terutama yang terkait dengan perkembangan ISIS.
 
Seminar dengan tema "Konflik dan Proses Demokratasi di Timur Tengah" ini digelar ICIS bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri RI. "Seminar ini antara lain ingin menggali akar masalah ISIS dari orang Irak dan Syiria sendiri. Karena itu, tokoh Irak dan Suriah dihadirkan ke Indonesia,". Pembicara lain perwakilan dari Dewan Waqaf Sunni Irak, Kemenlu Irak, BNPT Irak, dan Kemenlu Suriah. Selain itu juga hadir mantan tokoh dan pendiri Jamaah Islamiyah Mesir Najih Ibrahim dan Duta Besar Palestina Fariz Mehdawi.  Pembicara dari dalam negeri antara lain Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko, Kapolri Jenderal Polisi Sutarman, Kepala BNPT Ansyad Mbai, dan Direktur Timur Tengah Kemenlu Febrian Alphyanto Ruddyard.
 
Authentikasi : Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bernardus Robert
 

Pembinaan Aparat Kewilayahan Korem 063/SGJ

altCIREBON (Haluan Rakyat) - Sebanyak 300 anggota mengikuti penyelenggaraan kegiatan pembinaan kesiapan aparat kewilayahan Korem 063/SGJ  bertempat di Aula Makorem Jl BrigjenDharsono By Pass Cirebon, kamis (30/10).
 
Penyelenggaraan kegiatan pembinaan kesiapan aparat kewilayahan dilaksanakan dalam rangka membentuk sikap insan teritorial dengan cara memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di pelaksanaan tugas selaku aparat Komando kewilayahan.
 
Kasiter Korem Letkol Caj Endang ajah Anwar yang membacakan sambutan Danrem 063/SGJ Kolonel Arm Benny Effendi, S.IP menyampaikan dalam pembinaan teritorial perlu didukung  Ruang, Alat dan Kondisi Juang yang tangguh dalam rangka kepentingan pertahanan Negara sesuai tuntutan situasi dan kondisi saat ini Sehingga perlu dilaksanakan kegiatan pembinaan kesiapan aparat wilayah serta peningkatan kemampuan teritorial bagi setiap prajurit.
 
Sebelum mengakhiri sambutan Kasiter mengharapkan kepada seluruh Prajurit Jajaran Korem 063/SGJ agar menjabarkan dan mengaplikasikan pembinaan teritorial secara benar sehingga ROH dan jatidiri aparat kewilayahan yang selalu bergandeng-tangan bahu-membahu membantu kesulitan rakyat senantiasa bisa dilaksanakan.
 
Hadir dalam kegiatan ini selain kasiter, Para Pasi, seluruh Perwira, Bintara dan Tamatama Jajaran Korem 063/SGJ.(Penrem 063/SGJ Pendam III/Slw).
 

 

Redaksi

Book Review


Kantor Redaksi:

Jalan Daeng Mohammad Ardiwinata No. 101 Kota Cimahi 40513
email: red.haluanrakyat@gmail.com, red_haluanrakyat@yahoo.com